
Harga emas di Palembang turun

Palembang, (ANTARA News) - Harga emas perhiasan kadar 24 karat di sejumlah toko di Palembang, Senin, mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya, karena disesuaikan dengan harga pasaran di luar negeri.
Menurut pegawai toko emas di kawasan Jalan Tengkuruk Permai, Palembang, Imaran, harga emas perhiasan emas kadar 24 karat berbagai bentuk seperti kalung, cincin dan antingan tercatat Rp2,7 juta per suku (satu suku = 6,7 gram-red), atau turun dibandingkan sebelumnya kisaran Rp2,8 juta hingga Rp2,9 juta per suku.
Mengenai pasaran emas perhiasan, hingga saat ini masih sepi pembeli walaupun harga sudah turun, katanya.
Masih menurut pegawai toko emas perhiasan tersebut, sepinya pembeli kemungkinan karena bersamaan dengan turunnya harga beberapa komoditas hasil perkebunan andalan petani seperti karet dan buah sawit.
Pedagang itu memberikan alasan tersebut, karena selama ini calon pembeli kebanyakan para petani dari daerah sentra produksi seperti Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Prabumulih, Banyuasin, bahkan dari Musibanyuasin dan Muaraenim.
Berdasarkan pantauan ANTARA, harga emas perhiasan selama November 2011 masih tercatat tinggi kisaran Rp2,9 juta hingga Rp3,1 juta per suku, baru di penghujung bulan tersebut ada pergerakan harga mengalami penurunan.
Memang berdasarkan pantauan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, selama November 2011, ternyata ada beberapa komoditas termasuk salah satunya emas perhiasan yang kenaikan harganya memberikan andil terhadap nilai inflasi Kota Palembang.
Menurut Kabid Statistik BPS Sumsel, Bismark, nilai inflasi Kota Palembang bulan November 2011 tercatat 0,02 persen.
Menurut dia, berdasarkan pantauan harga pada 360 komoditas di Kota Palembang bulan November 2011, terdapat 43 komoditas mengalami kenaikan harga, 37 terjadi penurunan dan sisanya tidak ada perubahan harga.
Komoditas yang kenaikan harganya memberikan andil cukup berarti terhadap inflasi Kota Palembang adalah cabai merah, emas perhiasan dan telur ayam ras.
Kenaikan harga cabai merah sebesar 6,19 persen menyumbang inflasi 0,05 persen, disusul kenaikan harga emas perhiasan 0,90 persen memberikan andil inflasi 0,04 persen dan telur ayam ras 2,19 persen menambah inflasi 0,02 persen. (ANT-M033)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
