
Tono Suratman minta dukungan KONI Sumsel

Palembang, (ANTARA News) - Salah seorang calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2011-2015, Tono Suratman, meminta dukungan Provinsi Sumsel dengan melayangkan surat elektronik beberapa waktu lalu, kata Sekretaris KONI Sumsel, Harun Al Rasyid.
"KONI Sumsel telah terima email (surat elektronik, Red) dari Tono Suratman beberapa hari lalu yang intinya meminta dukungan," ujar Harun, di Palembang, Kamis.
Dia menerangkan, Ketua Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) itu telah dinyatakan lolos verifikasi oleh panitia pemilihan, dan berhak bersaing dengan dua calon lainnya pada Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 1-2 Desember 2011.
Dua saingannya, Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji dan Sekjen KONI Pusat Djati Waluyo.
"Sebelumnya, Sekjen PB Percasi Rusdi Taher dinyatakan tidak memenuhi persyaratan dan dinyatakan tidak lulus verifikasi, sehingga yang maju hanya tiga calon," ujar dia.
Dia menambahkan, pemilihan itu juga membahas mengenai agenda KONI Pusat ke depan.
KONI Sumsel diwakili oleh empat orang pengurus, yakni Ketua Umum H Muddai Madang, Sekretaris Umum Harun Al Rasyid, Wakil Ketua Umum I Dhenie Zainal, dan Wakil Ketua Umum II Rozalie Djailani.
"Mengenai siapa yang akan dipilih, tentunya akan diputuskan secara bersama antara pengurus yang berangkat itu. Yang jelas akan dilihat dahulu visi dan misinya ke depan dari masing-masing calon," ujar dia.
Senada dengan Harun, Ketua Umum KONI Sumsel, Muddai Madang belum mau mengungkapkan calon yang bakal dipilih.
"Kita lihat perkembangan dahulu, semua yang lolos verifikasi artinya layak jadi ketua," ujar dia.
Tono Suratman merupakan lulusan Akabri Darat tahun 1975. Pria Kelahiran Makassar, 16 September 1952 itu memulai karier militernya sebagai Komandan Peleton (Danton) 2/113/Grup-1 Kopassus dan berpengalaman tugas dalam sejumlah operasi militer, seperti Operasi Seroja (1978, 1983, dan 1986), Operasi Irian Jaya (1982), dan operasi Timor Timur (1988 dan 1996).
Pengalaman penugasan keluar negeri meliputi tugas-tugas kemiliteran dan non-militer ke 21 negara, antara lain Belanda, Perancis, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jerman, dan Korea Selatan.
Tono Suratman juga pernah menjadi atlet anggar yang memperkuat Tim Nasional dalam berbagai kejuaraan anggar, seperti Kejuaraan Anggar Antar Angkatan Bersenjata di Belanda tahun 1992 dan Atlet Kejuaraan Dunia Anggar di Bulgaria tahun 1986.
Pada 17 April 2010, dia terpilih secara aklamasi untuk kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia periode 2010-2014.
Terakhir, Tono yang telah pensiun dari Angkatan Darat dengan pangkat Mayor Jenderal itu, dipercaya sebagai Komandan Satlak Prima dan berhasil membawa Indonesia menjadi juara umum SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang, 11-22 November lalu, dengan torehan 183 emas. (ANT-039)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
