Palembang (ANTARA) - Universitas Sriwijaya (Unsri) di Sumatera Selatan menerima 2.294 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun akademik 2026/2027.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Unsri Prof Rujito Agus Suwignyo di Palembang, Selasa (31/3/2026), mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil penjaringan terhadap 23.432 pendaftar dari berbagai sekolah di Indonesia.

"Jumlah yang diterima ini setara 24,51 persen dari total daya tampung sebanyak 9.000 kursi yang tersebar di 61 program studi D3 dan S1," kata Rujito.

Ia menjelaskan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi jurusan dengan tingkat persaingan terketat. Tercatat sebanyak 1.552 peminat memperebutkan 26 kursi yang tersedia.

Persaingan ketat urutan kedua adalah Prodi Pendidikan Dokter Gigi dengan 817 peminat untuk 16 kursi. Sementara itu, tingkat persaingan terendah ada pada Prodi Komputerisasi Akuntansi (D3) dengan 41 peminat untuk daya tampung 36 mahasiswa.

Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui laman https://snbp.unsri.ac.id, wajib mengikuti verifikasi akademik nilai rapor asli dengan data pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Calon mahasiswa yang lulus wajib mendaftar ulang pada 1-30 April 2026. Mereka otomatis tidak boleh lagi mengikuti seleksi berbasis tes di perguruan tinggi negeri lain," ujarnya.

Rujito menambahkan peserta yang belum lulus SNBP dapat mencoba melalui dua jalur lain, yakni Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Seleksi Mandiri (SM).

Pendaftaran SNBT dibuka hingga 7 April 2026 dengan jadwal seleksi pada 21-30 April 2026. Kuota jalur ini mencapai 40,45 persen dari total daya tampung.

Sedangkan untuk jalur Seleksi Mandiri, pendaftaran ditutup pada 29 April dan seleksi digelar pada 30-31 Mei 2026 dengan kuota sebesar 35,04 persen.