Jakarta (ANTARA) - Personel TNI AD dikerahkan untuk membangun jembatan gantung Burni Bius di lokasi bencana di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa.
Dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, dijelaskan pembangunan itu dilakukan guna memperbaiki jalur darat yang sebelumnya terputus karena bencana pada November 2025 lalu.
"Personel TNI AD dikerahkan untuk mengawal pembangunan jembatan. Progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 39 persen," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta.
Donny melanjutkan, pembangunan jembatan gantung tersebut melibatkan personel gabungan dan masyarakat setempat.
Untuk personel terdiri dari empat prajurit Koramil 08/Silih Nara yang dipimpin Sertu Junaidi, 25 personel Yon TP 854 dipimpin Serda Dian Nanda, sedangkan masyarakat sekitar yang terlibat sebanyak 20 orang.
Donny memastikan pihaknya akan memaksimalkan proses pembangunan jembatan agar bisa selesai dalam waktu dekat sehingga bisa digunakan masyarakat.
"Jembatan ini merupakan akses penting yang menunjang mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah," jelas dia.
Dengan adanya pembangunan jembatan ini, Donny berharap proses pemulihan wilayah Aceh pasca bencana bisa semakin cepat.
TNI AD bangun jembatan gantung di Aceh Tengah
Personel TNI AD membangun jembatan gantung didi Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (27/1/2026). (ANTARA/Ho-Humas TNI AD)
Personel TNI AD membangun jembatan gantung didi Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (27/1/2026). (ANTARA/Ho-Humas TNI AD)