Jakarta (ANTARA) - Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk membuka kembali akses masyarakat yang sempat terganggu, sekaligus memastikan aktivitas warga bisa kembali normal.

Dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Sabtu, salah satu langkah konkret adalah pembangunan jembatan bailey dan armco dengan melibatkan personel TNI agar prosesnya lebih cepat dan rapi.

Dari pantauan di lapangan Jumat (9/1), di Sumatera Utara, pembangunan jembatan bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, sudah masuk tahap akhir. Progresnya kini mencapai sekitar 90 persen.

Di lapangan terlihat suasana gotong royong yang cukup hangat. Warga dan personel TNI bahu-membahu membersihkan badan jembatan, merapikan area sekitar sampai memastikan jalur aman untuk segera dilalui.

Bahkan, ada warga yang memasang bendera Merah Putih di sekitar jembatan sebagai simbol bahwa negara benar-benar hadir di tengah kebutuhan masyarakat.

Tak hanya di Sumatera Utara, percepatan pembangunan juga dilakukan di Sumatera Barat. Di provinsi itu, pemerintah tengah membangun lima unit jembatan armco yang tersebar di beberapa kabupaten.

Adapun lokasinya, yakni Jembatan Sampia Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Jembatan Bancah Nagari Maninjau, Jembatan Salimpauang di Kecamatan Malalak, Jembatan Kampuang Jambu di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam serta Jembatan Kampung 2 Mahakarya di Kabupaten Pasaman Barat.

Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat masih wara-wiri mengeruk dan meratakan tanah. Sementara itu, personel TNI juga turun langsung mengerjakan detail-detail teknis. Ada yang merapikan tanah, menggergaji kayu, hingga memindahkan batu untuk fondasi jembatan.

Kolaborasi tersebut membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan terkoordinasi, terutama di medan yang cukup menantang.

Selain jembatan armco, di Sumatera Barat juga sedang dibangun tiga unit jembatan bailey. Lokasinya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat; Jembatan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Kabupaten Agam.

Jembatan-jembatan itu diprioritaskan untuk menghubungkan jalur vital warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Dengan melibatkan TNI, pemerintah berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Kehadiran aparat di lapangan juga memberi rasa aman dan semangat bagi warga.

Proyek tersebut bukan sekadar membangun jembatan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara bergerak cepat saat dibutuhkan.


Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026