Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, meluncurkan Kamus Digital Bahasa Komering untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah tersebut melalui aplikasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur Wakimin melalui Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Himawan Bastari di Martapura,  Rabu mengatakan peluncuran tersebut merupakan terobosan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses Kamus Bahasa Komering melalui telepon pintar.

Dia mengatakan langkah ini merupakan upaya dalam menjaga eksistensi Bahasa Komering yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat OKU Timur.

Aplikasi ini dirancang tidak hanya sebagai sarana belajar bahasa, kata dia, tapi juga sebagai alat dokumentasi budaya yang mulai tergerus zaman.


Ia menjelaskan aplikasi tersebut memuat fitur Kamus Digital Komering-Indonesia yang bisa digunakan oleh pelajar, guru, maupun masyarakat umum. Fitur tambahan seperti input kosakata juga disiapkan agar pengguna bisa berkontribusi memperkaya isi kamus secara kolaboratif.

Sejak beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan revitalisasi Bahasa Komering untuk menjaga adat budaya OKU Timur agar tidak punah akibat tergerus zaman.

Program revitalisasi Bahasa Komering mencakup berbagai aspek, kata dia, mulai dari integrasi dalam kurikulum muatan lokal sekolah hingga penerbitan peraturan bupati (perbup) sebagai regulasi pendukung.

Bahkan, lanjutnya, bahasa khas masyarakat Kabupaten OKU Timur tersebut saat ini telah masuk dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolah dasar wilayah setempat.

"Bahasa Komering kini sudah memiliki kamus bahasa sendiri dengan 1.000 kosakata bahasa khas daerah tersebut. Saat ini dilakukan pengembangan secara digital agar lebih mudah diakses masyarakat luas," ujarnya.


Pewarta : Edo Purmana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026