Bulog OKU bentuk tim pengawas penyaluran bantuan pangan
Rabu, 9 Oktober 2024 19:52 WIB
Masyarakat Kabupaten OKU menerima bantuan pangan periode Oktober 2024, Rabu. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan membentuk tim pengawas penyaluran bantuan pangan untuk memastikan beras tersalurkan tepat sasaran.
Kepala Bulog OKU Julkhaidar Romadhon di Baturaja, Rabu mengatakan bahwa saat ini pihaknya mulai menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober 2024 kepada 96.613 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di tiga kabupaten meliputi OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.
"Untuk Kabupaten OKU sendiri hingga saat ini bantuan pangan sudah tersalurkan 35 persen dari 243.760 KPM atau 243 ton sesuai target sasaran," katanya.
Dia mengatakan, bantuan dari pemerintah itu sendiri disalurkan melalui pihak ketiga yaitu PT Jasa Prima Logistik (JPL) sebagai anak perusahaan Bulog OKU ke desa-desa di wilayah itu.
Dalam penyalurannya, kata dia, pihaknya membentuk tim monitoring untuk mengawasi pendistribusian beras bantuan pangan guna memastikan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.
Tim gabungan tersebut berjumlah tiga orang dari bulog dan masing-masing satu orang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Bappeda OKU.
"Penyaluran tetap di lakukan oleh Transporter PT JPL. Kami hanya memantau pelaksanaan di lapangan," jelasnya.
Untuk mempercepat pendistribusiannya ke masyarakat, lanjut dia, Bulog OKU menurunkan 10 unit truk angkutan untuk mengangkut beras ke desa-desa di wilayah itu.
"Target kami penyaluran bantuan pangan untuk Oktober 2024 selesai 100 persen pada pertengahan bulan ini," tegasnya.
Kepala Bulog OKU Julkhaidar Romadhon di Baturaja, Rabu mengatakan bahwa saat ini pihaknya mulai menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober 2024 kepada 96.613 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di tiga kabupaten meliputi OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.
"Untuk Kabupaten OKU sendiri hingga saat ini bantuan pangan sudah tersalurkan 35 persen dari 243.760 KPM atau 243 ton sesuai target sasaran," katanya.
Dia mengatakan, bantuan dari pemerintah itu sendiri disalurkan melalui pihak ketiga yaitu PT Jasa Prima Logistik (JPL) sebagai anak perusahaan Bulog OKU ke desa-desa di wilayah itu.
Dalam penyalurannya, kata dia, pihaknya membentuk tim monitoring untuk mengawasi pendistribusian beras bantuan pangan guna memastikan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.
Tim gabungan tersebut berjumlah tiga orang dari bulog dan masing-masing satu orang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Bappeda OKU.
"Penyaluran tetap di lakukan oleh Transporter PT JPL. Kami hanya memantau pelaksanaan di lapangan," jelasnya.
Untuk mempercepat pendistribusiannya ke masyarakat, lanjut dia, Bulog OKU menurunkan 10 unit truk angkutan untuk mengangkut beras ke desa-desa di wilayah itu.
"Target kami penyaluran bantuan pangan untuk Oktober 2024 selesai 100 persen pada pertengahan bulan ini," tegasnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang optimalisasi 3.000 hektare sawah tingkatkan ketahanan pangan
31 January 2026 9:23 WIB
Harga bawang merah Rp38.759 per kg, harga cabai rawit merah Rp50.115 per kg
28 January 2026 10:58 WIB
Wujudkan instruksi Megawati Soekarnoputri, Devi Suhartoni pacu sentra bawang merah di Musi Rawas Utara
24 January 2026 18:22 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB