Pemkab OKU siapkan pendamping program stimulan korban banjir
Selasa, 17 September 2024 19:38 WIB
Warga Kabupaten OKU mengikuti sosialisasi program stimulan untuk korban banjir. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menyiapkan tenaga pendamping dalam program stimulan untuk korban bencana banjir di daerah itu guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU melalui Manager Pusdalops Gunalfi di Baturaja, Selasa, menjelaskan stimulan adalah program yang ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Mei 2024.
Dalam program tersebut masyarakat akan dibantu dana yang diperuntukkan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir dan tanah longsor agar layak ditempati.
"Program dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI ini menyasar 114 rumah warga Kabupaten OKU yang terdampak banjir dan tanah longsor untuk diperbaiki oleh pemerintah," katanya.
Dalam penyalurannya, pihaknya menyiapkan lima orang tenaga pendamping dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten OKU agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.
"Kami juga melibatkan pendamping hukum dari pihak kejaksaan dan Inspektorat Kabupaten OKU untuk pengawasan di lapangan guna memperkecil resiko penyimpangan anggaran," katanya.
Dia menjelaskan, dalam program stimulan itu setiap calon penerima bantuan dibantu dana sebesar Rp60 juta dengan kondisi rusak berat, Rp30 juta rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan.
Hanya saja, dana yang dikucurkan itu hanya dapat digunakan untuk membeli material bahan bangunan saja guna merenovasi rumah yang rusak.
"Dana tersebut nantinya ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening penerima bantuan sebanyak dua tahap yaitu 40 persen dan 60 persen. Target kami program stimulan terealisasi pada November 2024," ujarnya.*
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU melalui Manager Pusdalops Gunalfi di Baturaja, Selasa, menjelaskan stimulan adalah program yang ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Mei 2024.
Dalam program tersebut masyarakat akan dibantu dana yang diperuntukkan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir dan tanah longsor agar layak ditempati.
"Program dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI ini menyasar 114 rumah warga Kabupaten OKU yang terdampak banjir dan tanah longsor untuk diperbaiki oleh pemerintah," katanya.
Dalam penyalurannya, pihaknya menyiapkan lima orang tenaga pendamping dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten OKU agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.
"Kami juga melibatkan pendamping hukum dari pihak kejaksaan dan Inspektorat Kabupaten OKU untuk pengawasan di lapangan guna memperkecil resiko penyimpangan anggaran," katanya.
Dia menjelaskan, dalam program stimulan itu setiap calon penerima bantuan dibantu dana sebesar Rp60 juta dengan kondisi rusak berat, Rp30 juta rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan.
Hanya saja, dana yang dikucurkan itu hanya dapat digunakan untuk membeli material bahan bangunan saja guna merenovasi rumah yang rusak.
"Dana tersebut nantinya ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening penerima bantuan sebanyak dua tahap yaitu 40 persen dan 60 persen. Target kami program stimulan terealisasi pada November 2024," ujarnya.*
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
113 rumah terdampak bencana di Ogan Komering Ulu peroleh bantuan stimulan
16 January 2025 12:44 WIB, 2025
BNPB lakukan verifikasi calon penerima stimulan korban banjir di OKU
28 November 2024 22:30 WIB, 2024
Seratusan rumah rusak akibat banjir di OKU peroleh bantuan stimulan
15 September 2024 16:00 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB