Masyarakat harus teliti terkait lowongan kerja mengatasnamakan KAI
Jumat, 16 Agustus 2024 16:47 WIB
Ilustrasi: Kereta Api Indonesia (KAI) (ANTARA/HO)
Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan berbentuk lowongan kerja KAI yang belakangan ini kembali muncul.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin di Medan, Jumat, mengatakan masyarakat diimbau agar lebih teliti apabila mendapatkan informasi terkait rekrutmen PT KAI.
Seluruh informasi terkait rekrutmen KAI hanya dipublikasikan melalui website rekrut resmi perusahaan yakni e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi @keretaapikita atau @kai121.
Apabila menemukan informasi lowongan kerja KAI yang tidak bersumber dari kanal resmi tersebut seperti surat undangan rekrutmen atau bentuk lainnya diimbau untuk diabaikan.
Modus penipuan berupa lowongan kerja KAI yang beredar umumnya berbentuk surat undangan rekrutmen yang mengharuskan peserta untuk menggunakan hotel dan transportasi yang telah disediakan.
"Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen ataupun undangan melakukan seleksi dengan persyaratan tambahan pembayaran untuk penyediaan akomodasi dan transportasi," ujar Anwar.
Sebagai informasi bahwa rekrutmen di PT KAI dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya apapun serta tidak menggunakan sistem penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.
"Sekali lagi masyarakat dimohon untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu selama proses rekrutmen," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waspada modus penipuan lowongan kerja mengatasnamakan KAI
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin di Medan, Jumat, mengatakan masyarakat diimbau agar lebih teliti apabila mendapatkan informasi terkait rekrutmen PT KAI.
Seluruh informasi terkait rekrutmen KAI hanya dipublikasikan melalui website rekrut resmi perusahaan yakni e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi @keretaapikita atau @kai121.
Apabila menemukan informasi lowongan kerja KAI yang tidak bersumber dari kanal resmi tersebut seperti surat undangan rekrutmen atau bentuk lainnya diimbau untuk diabaikan.
Modus penipuan berupa lowongan kerja KAI yang beredar umumnya berbentuk surat undangan rekrutmen yang mengharuskan peserta untuk menggunakan hotel dan transportasi yang telah disediakan.
"Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen ataupun undangan melakukan seleksi dengan persyaratan tambahan pembayaran untuk penyediaan akomodasi dan transportasi," ujar Anwar.
Sebagai informasi bahwa rekrutmen di PT KAI dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya apapun serta tidak menggunakan sistem penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.
"Sekali lagi masyarakat dimohon untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu selama proses rekrutmen," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waspada modus penipuan lowongan kerja mengatasnamakan KAI
Pewarta : Juraidi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Tanjungkarang minta pencari kerja cek informasi lowongan kerja resmi
02 November 2024 17:39 WIB, 2024
Bursa kerja di Palembang sediakan 3.000 lowongan, pelatihan SDM bagian solusi
24 June 2024 19:58 WIB, 2024
Pemkot Palembang gelar "job fair" sediakan 3.000 posisi lowongan kerja
08 December 2023 6:32 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB