Muba Terus Lestarikan Tradisi Bekarang
Sabtu, 13 Juli 2024 2:04 WIB
Foto udara warga melakukan bekarang atau menangkap ikan bersama menggunakan alat tangkap tradisional. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/tom.
Babat Supat, Muba (ANTARA) - Heboh, Masyarakat Babat Supat sangat bergembira menangkap ikan (Bekarang) bersama-sama di Embung Senja kecamatan Babat Supat kabupaten Muba, Sabtu (13/7/2024).
Bekarang ini tidak sekadar event atau kegiatan tahun bagi masyarakat Kabupaten Muba. Bekarang ini juga merupakan tradisi masyarakat dalam bersukaria menikmati keberkahan alam semesta di sungai ketika air surut.
Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi diwakili Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM didampingi Camat Babat Supat Debi mengatakan bahwa kegiatan bekarang ini adalah salah satu upaya Pemkab Muba untuk meningkatkan promosi pariwisata dan menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Muba, sehingga memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi daerah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap ikan menggunakan racun dan sejenisnya yang masuk ranah illegal fishing atau tindak pidana.
"Mari kita bersama-sama untuk menjaga dan saling mengingatkan dan terus lakukan sosialisasi, agar tidak mengunakan cara-cara yang dilarang tersebut dalam menangkap ikan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menangkap ikan secara benar. Salah-satunya ialah bekarang ini,"tandasnya.
Sementara salah satu warga mengaku merasa sangat senang sekali dengan digelarnya kegiatan bekarang ini, setidaknya dengan adanya kegiatan ini, dirinya bersama masyarakat lainnya bisa berkumpul dan bergembira bersama.
"Kami masyarakat kecamatan Babat Supat tentunya sangat bahagia dengan kegiatan bekarang ini. Terima kasih pak Pj Bupati Muba setidaknya kegiatan ini sangat menghibur dan telah mempromosikan desa dan kecamatan kami ke daerah luar,"pungkasnya.
Bekarang ini tidak sekadar event atau kegiatan tahun bagi masyarakat Kabupaten Muba. Bekarang ini juga merupakan tradisi masyarakat dalam bersukaria menikmati keberkahan alam semesta di sungai ketika air surut.
Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi diwakili Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM didampingi Camat Babat Supat Debi mengatakan bahwa kegiatan bekarang ini adalah salah satu upaya Pemkab Muba untuk meningkatkan promosi pariwisata dan menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Muba, sehingga memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi daerah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap ikan menggunakan racun dan sejenisnya yang masuk ranah illegal fishing atau tindak pidana.
"Mari kita bersama-sama untuk menjaga dan saling mengingatkan dan terus lakukan sosialisasi, agar tidak mengunakan cara-cara yang dilarang tersebut dalam menangkap ikan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menangkap ikan secara benar. Salah-satunya ialah bekarang ini,"tandasnya.
Sementara salah satu warga mengaku merasa sangat senang sekali dengan digelarnya kegiatan bekarang ini, setidaknya dengan adanya kegiatan ini, dirinya bersama masyarakat lainnya bisa berkumpul dan bergembira bersama.
"Kami masyarakat kecamatan Babat Supat tentunya sangat bahagia dengan kegiatan bekarang ini. Terima kasih pak Pj Bupati Muba setidaknya kegiatan ini sangat menghibur dan telah mempromosikan desa dan kecamatan kami ke daerah luar,"pungkasnya.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendag: Kopi robusta Lampung Barat komoditas ekspor terkenal di dunia
25 January 2024 16:45 WIB, 2024
Terdampah curah hujan tinggi dan hama sebabkab panen kopi di Tanggamus turun
21 May 2023 13:10 WIB, 2023
Komunitas di Lampung Ngopi dan Berfikir ajak masyarakat tumbuhkan minat baca
01 July 2019 18:34 WIB, 2019
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Tradisi Sadranan Kupat Sewu asal Temanggung diusulkan jadi warisan budaya tak benda
22 August 2026 12:31 WIB
PLTU Banjarsari-FPTI Lahat kembangkan wisata 'waterfall rappelling' di Curug Perigi
24 April 2026 11:40 WIB
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB