Palembang (ANTARA) - Tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan memantau keamanan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) dan kantor satuan kerja lainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Monitoring itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan petugas keamanan selama cuti bersama dan libur Lebaran Idul Fitri agar bisa dihindari terjadinya tahanan melarikan diri/kabur dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," kata Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya, di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, sesuai surat keputusan bersama (SKB) tiga Menteri tentang cuti bersama dan libur nasional, maka libur Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 8 - 15 April 2024.

Momentum libur yang cukup panjang itu jangan sampai pengamanan melemah dimanfaatkan tahanan di lapas dan rutan untuk melarikan diri, atau aksi pencurian barang-barang kantor.

"Mengingat libur yang cukup panjang dan pegawai meninggalkan kantor cukup lama, maka saya minta agar ada pegawai melakukan kontrol dan monitoring secara bergantian tiap divisi selama hari libur, agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan,” ujar Ilham.

Menindaklanjuti arahan Plh Sekretaris Jenderal/Dirjen Pemasyarakatan Irjen Pol Reynhard terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri, seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Sumsel agar siap menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan situasi aman dan kondusif.

Untuk itu, kepada pimpinan 28 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Sumatera Selatan, diinstruksikan agar tetap memberikan pelayanan prima, melakukan deteksi dini, dan memperketat keamanan eksternal melalui koordinasi dengan TNI/Polri.

Masing-masing Kepala UPT agar menyiapkan langkah antisipasi keamanan seperti menyusun jadwal piket petugas selama hari libur, mengecek kesiapan petugas dan peralatan pengamanan, serta menerapkan sistem satu gerbang (one gate system) untuk memudahkan kontrol lalu lintas orang, barang, dan kendaraan.

"Saya juga mengajak pegawai di seluruh jajaran memastikan sebelum meninggalkan kantor pada hari terakhir kerja, Jumat (5/4) nanti agar melakukan pengontrolan listrik, air, dan peralatan kantor sudah di posisi nonaktif," jelasnya.

Untuk memastikan telah dilakukan pemeriksaan ruangan kerja, bila perlu diberi label pada ruangan yang telah dikontrol dengan tulisan ruangan ini telah selesai diperiksa agar tidak ada yang terlewat.

Ukuran keberhasilan pengamanan ditandai dengan tidak adanya kejadian menonjol yang menjadi perhatian publik atau viral sehingga dapat menurunkan citra Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk kita semua. Bagi yang mudik agar selamat sampai tujuan dan tetap sehat ketika kembali ke tempat tinggal,” kata Kakanwil Ilham Djaya.

 

Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024