Palembang (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan meluncurkan dan meresmikan pengoperasian unit pelayanan keliling satu pintu "Mobil Pasti" untuk lebih mendekatkan dan memudahkan masyarakat memperolah pelayanan paspor dan keimigrasian.
Peluncuran dan peresmian pengoperasian "Mobil Pasti" dilakukan Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya bersama Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel Kurniawan ditandai dengan pemecahan kendi pada acara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-74 di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang di Palembang, Jumat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Mohammad Ridwan menjelaskan "Mobil Pelayanan Satu Pintu Keimigrasian (Pasti)" disiapkan untuk melakukan pelayanan pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lainnya bergerak hingga pelosok desa di wilayah kerja enam kabupaten/kota di Sumsel.
Sebanyak enam wilayah kerja itu, meliputi Kota Palembang, Prabumulih Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.
Pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat dengan melakukan pengembangan inovasi.
"Untuk melayani masyarakat di kabupaten/kota atau daerah pelosok yang jauh dari Kantor Imigrasi Palembang, pada Hari Bhakti Imigrasi tahun ini dioperasikan satu lagi mobil pelayanan keliling yakni 'Mobil Pasti'," kata dia.
Kepala Seksi Lalu lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Adeb Yoenoes mengatakan pelayanan paspor keliling satu pintu tersebut terbuka untuk masyarakat umum, instansi pemerintah, dan swasta.
"Mobil Pasti" disiapkan untuk pelayanan keimigrasian keliling mendatangi tempat yang telah ditentukan bersama kelompok masyarakat, instansi pemerintah, swasta, dan lainnya yang tidak bisa datang ke Kantor Imigrasi karena alasan tertentu yang berada di luar Kota Palembang.
"Mobil Pasti" sebagai unit baru pelayanan jemput bola pembuatan paspor diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat mengakses layanan keimigrasian.
Pada Hari Bhakti Imigrasi, 26 Januari 2023, pihaknya juga mengoperasikan layanan paspor keliling "Mobil Lakso" yakni mobil "Pelayanan Keimigrasian On The Spot (Lakso)" untuk melakukan pelayanan pembuatan paspor di daerah luar Palembang.
"Mobil Lakso" sebagai unit pelayanan pembuatan paspor keliling itu mulai banyak dimanfaatkan masyarakat.
Untuk lebih memasyarakatkan layanan jemput bola "Lakso" dan mengenalkan "Mobil Pasti", pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak dan lapisan masyarakat di enam kabupaten/kota yang berada dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Palembang.
Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengapresiasi hasil kerja Kepala Kantor Imigrasi Palembang Mohammad Ridwan bersama staf jajarannya yang terus mengembangkan inovasi pelayanan publik.
Selain memiliki kemampuan mengembangkan inovasi layanan publik, Kantor Imigrasi Palembang juga mampu meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBB).
"Sepanjang 2023 Imigrasi Palembang membukukan PNBP dari pelayanan paspor mencapai Rp28 miliar lebih. Realisasi penerimaan negara tersebut mencapai 500 persen lebih dari target yang ditetapkan sebesar Rp5,050 miliar," ujar dia.
Peluncuran dan peresmian pengoperasian "Mobil Pasti" dilakukan Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya bersama Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel Kurniawan ditandai dengan pemecahan kendi pada acara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-74 di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang di Palembang, Jumat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Mohammad Ridwan menjelaskan "Mobil Pelayanan Satu Pintu Keimigrasian (Pasti)" disiapkan untuk melakukan pelayanan pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lainnya bergerak hingga pelosok desa di wilayah kerja enam kabupaten/kota di Sumsel.
Sebanyak enam wilayah kerja itu, meliputi Kota Palembang, Prabumulih Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.
Pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat dengan melakukan pengembangan inovasi.
"Untuk melayani masyarakat di kabupaten/kota atau daerah pelosok yang jauh dari Kantor Imigrasi Palembang, pada Hari Bhakti Imigrasi tahun ini dioperasikan satu lagi mobil pelayanan keliling yakni 'Mobil Pasti'," kata dia.
Kepala Seksi Lalu lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Adeb Yoenoes mengatakan pelayanan paspor keliling satu pintu tersebut terbuka untuk masyarakat umum, instansi pemerintah, dan swasta.
"Mobil Pasti" disiapkan untuk pelayanan keimigrasian keliling mendatangi tempat yang telah ditentukan bersama kelompok masyarakat, instansi pemerintah, swasta, dan lainnya yang tidak bisa datang ke Kantor Imigrasi karena alasan tertentu yang berada di luar Kota Palembang.
"Mobil Pasti" sebagai unit baru pelayanan jemput bola pembuatan paspor diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat mengakses layanan keimigrasian.
Pada Hari Bhakti Imigrasi, 26 Januari 2023, pihaknya juga mengoperasikan layanan paspor keliling "Mobil Lakso" yakni mobil "Pelayanan Keimigrasian On The Spot (Lakso)" untuk melakukan pelayanan pembuatan paspor di daerah luar Palembang.
"Mobil Lakso" sebagai unit pelayanan pembuatan paspor keliling itu mulai banyak dimanfaatkan masyarakat.
Untuk lebih memasyarakatkan layanan jemput bola "Lakso" dan mengenalkan "Mobil Pasti", pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak dan lapisan masyarakat di enam kabupaten/kota yang berada dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Palembang.
Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengapresiasi hasil kerja Kepala Kantor Imigrasi Palembang Mohammad Ridwan bersama staf jajarannya yang terus mengembangkan inovasi pelayanan publik.
Selain memiliki kemampuan mengembangkan inovasi layanan publik, Kantor Imigrasi Palembang juga mampu meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBB).
"Sepanjang 2023 Imigrasi Palembang membukukan PNBP dari pelayanan paspor mencapai Rp28 miliar lebih. Realisasi penerimaan negara tersebut mencapai 500 persen lebih dari target yang ditetapkan sebesar Rp5,050 miliar," ujar dia.