BPPHLHK segel lahan yang terbakar di OKI
Petugas Balai Penanganan dan Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilaya Sumatera Seksi III Palembang menyegel lahan yang terbakar di Sepucuk, Pedamaran, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (18/9/2023). BPPHLHK Wilaya Sumatera Seksi III Palembang menyegel lahan Area Percontohan Lainnya (APL) milik Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dan Litbang Kehutanan seluas 50 hektare yang terbakar di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.
Lahan bekas kebakaran itu dipasangi garis kuning bertuliskan PPNS Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu juga areal total luasnya 50 hektar.
Petugas memasang plang bertuliskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Tulisannya "PERINGATAN", Setiap orang dilarang melakukan kegiatan apapun di area ini. Area ini dala pengawasan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Berdasarkan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengeliaan lingkungan hudup pada Undang Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang Undang Nomor 2 tahun 2022 rentang Cipta Kerja menjadi Undang Undang.
Pada bagian bawah papan segel berwarna "putih-merah-putih" itu berbunyi "Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain mengagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan (Pasal 232 Ayat 1 KUHP).
Penyegelan dilakukan di lokasi bekas terbakar. Bahkan masih mengepulkan asap putih yang mengepul dari sisa-sisa rumpun yang terbakar.
Sementara itu Kabupaten Ogan Komering Ilir termasuk salah satu daerah yang terdapat sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan. Sebagian besar berada di kawasan gambut, yang menjadi salah satu titik perhatian penanggulangan bencana karhutla di daerah itu.
Pemadaman karhutla di OKI dilakukan dengan mengerahkan empat helikopter waterbombing disamping personel darat dari Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri dan potensi masyarakat di daerah itu.
Kebakaran lahan itu juga terjadi hingga ke dekat Jalan Tol Trans Sumatera KM-630.
Kebakaran lahan juga terjadi di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel yang juga sempat viral karena terjadi kobaran api di pinggir Jalan Tol Palindra (Palembang - Indralaya) dan juga di kiri kanal jalan arteri Palembang - Indralaya, tepatnya di Pamulutan Ogan Ilir.
Kebakaran lahan di Ogan Ilir sudah berhasil diatasi, dan menyisakan abu hitam di bekas tegalan ilalang, bahkan pohon-pohon yang terlalap api juga meranggas berwarna hitam arang.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sumsel gunakan cairan khusus X-Fire Slog padamkan karhutla di Muara Enim
11 September 2026 21:13 WIB
Satgas Karhutla Sumsel kendalikan kebakaran 90 hektare di SM Padang Sugihan
11 September 2026 11:09 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Jaga ekosistem laut, Pertamina Trans Kontinental tanam 512 terumbu karang di Sulawesi Utara
20 August 2026 7:24 WIB
Ubah limbah jadi bermanfaat, Kilang Plaju dorong Kelompok Proklim ciptakan produk bernilai
10 August 2026 22:42 WIB