
Kabupaten Banyuasin dirikan enam posko siaga karhutla

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mendirikan enam posko penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mengantisipasi meningkatnya kemunculan titik panas (hotspot).
Bupati Banyuasin Askolani di Banyuasin, Kamis, mengungkapkan, saat ini terdeteksi lebih dari 200 titik api di wilayahnya.
"Kebakaran yang cukup besar terdeteksi di Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin II, dan wilayah Sungsang. Kami langsung bergerak cepat mendirikan enam posko karhutla di lokasi rawan," ujar Askolani.
Ia menjelaskan upaya pemadaman dilakukan secara masif oleh tim gabungan TNI, Polri, serta bantuan pasukan BKO Brimob. Pemkab Banyuasin juga menggandeng sejumlah perusahaan swasta setempat, seperti di kawasan Pulau Rimau, untuk mempercepat pemadaman darat.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Warga diminta selalu menggunakan masker guna menghindari dampak buruk paparan asap karhutla bagi kesehatan.
Selain itu, warga diharapkan memperkuat budaya gotong royong dalam memantau lingkungan sekitar.
"Jika menemukan titik api sekecil apa pun, segera melapor ke pemerintah setempat atau kantor kepolisian terdekat agar penanganan bisa cepat dilakukan," tegasnya.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
