Rusia tuding pemenang hadiah Nobel Dmitry Muratov "agen asing"
Sabtu, 2 September 2023 9:11 WIB
Ilustrasi - Aksi solidaritas jurnalis pada Hari Kebebasan Pers Sedunia. FOTO ANTARA/Yusran Uccang/Spt/aa. (FOTO ANTARA/YUSRAN UCCANG)
Ankara (ANTARA) - Kementerian Kehakiman Rusia pada Jumat (1/9) menjuluki Dmitry Muratov, yang merupakan pemimpin redaksi surat kabar independen Rusia Novaya Gazeta --sekaligus pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2021, sebagai "agen asing".
Muratov dituding "menciptakan dan menyebarkan karya yang dihasilkan agen-agen asing dan menggunakan media asing untuk mengembangkan opini," menurut tulisan di Novaya Gazeta Europe yang diunggah di X --sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Koran itu menyebutkan bahwa opini tersebut ditujukan untuk membentuk sikap negatif terhadap kebijakan dalam dan luar negeri.
Selain Muratov, kata Novaya Gazeta Europe, seorang ahli ekonomi bernama Konstantin Sonin, juga dimasukkan dalam daftar sosok-sosok yang dilabeli "agen asing".
Soni "tampil di media asing sebagai sebagai narasumber," kata surat kabar itu dengan mengutip pernyataan Kementerian Kehakiman.
Muratov selama ini kerap melancarkan kritik soal perang Rusia terhadap Ukraina.
Orang-orang yang dinyatakan sebagai "agen asing" akan dikenai berbagai peraturan dan larangan terkait keuangan. Mereka juga tidak akan mendapat hak kerahasiaan pribadi.
Tokoh-tokoh lainnya yang dilabeli "agen asing" oleh Kementerian Kehakiman Rusia termasuk jurnalis Echo of Moscow, Oksana Barsheva, komedian Ruslan Bely, politisi St. Peterseburg Maksim Reznik, dan jurnalist TV Rain, Denis Katev, kata Novaya Gazeta Europe.
Sumber: Anadolu
Muratov dituding "menciptakan dan menyebarkan karya yang dihasilkan agen-agen asing dan menggunakan media asing untuk mengembangkan opini," menurut tulisan di Novaya Gazeta Europe yang diunggah di X --sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Koran itu menyebutkan bahwa opini tersebut ditujukan untuk membentuk sikap negatif terhadap kebijakan dalam dan luar negeri.
Selain Muratov, kata Novaya Gazeta Europe, seorang ahli ekonomi bernama Konstantin Sonin, juga dimasukkan dalam daftar sosok-sosok yang dilabeli "agen asing".
Soni "tampil di media asing sebagai sebagai narasumber," kata surat kabar itu dengan mengutip pernyataan Kementerian Kehakiman.
Muratov selama ini kerap melancarkan kritik soal perang Rusia terhadap Ukraina.
Orang-orang yang dinyatakan sebagai "agen asing" akan dikenai berbagai peraturan dan larangan terkait keuangan. Mereka juga tidak akan mendapat hak kerahasiaan pribadi.
Tokoh-tokoh lainnya yang dilabeli "agen asing" oleh Kementerian Kehakiman Rusia termasuk jurnalis Echo of Moscow, Oksana Barsheva, komedian Ruslan Bely, politisi St. Peterseburg Maksim Reznik, dan jurnalist TV Rain, Denis Katev, kata Novaya Gazeta Europe.
Sumber: Anadolu
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sambil kuliah, warga Palembang berhasil jadi agen Lion Parcel dan raup omzet ratusan juta rupiah
11 November 2025 20:08 WIB
BRI dorong penggunaan Kartu Tani oleh Agen BRILink Kios Pupuk Lengkap di Kabupaten Banyuasin
20 June 2025 15:39 WIB