Ribuan ekor sapi di Lampung Selatan terjangkit penyakit LSD
Senin, 10 Juli 2023 18:57 WIB
Ilustrasi- Ternak sapi di Lampung Selatan. ANTARA/Riadi Gunawan
Lampung Selatan (ANTARA) - Ribuan ekor hewan ternak sapi di Kabupaten Lampung Selatan terjangkit penyakit cacar kulit atau Lumpy Skin Disease (LSD), kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, Rini Ariasih.
"Laporan yang sudah diterima ada sekitar 3.000 hewan ternak sapi yang sakit LSD dari populasi sekitar 150.000," katanya di Kalianda, Senin.
Ia mengatakan, ribuan ternak sapi tersebut sedang dalam penanganan petugas, dan ada beberapa yang terjangkit meski sudah ada yang membaik, namun masih ada yang masih dalam proses pengobatan.
"Saat ini petugas masih menjalankan pengobatan pada ternak sapi yang sakit, dan petugas kami terus bergerak untuk melakukan vaksinasi serta pengobatan vaksinasi pada ternak sapi yang sehat," kata dia.
Dari sekitar 3.000 ekor ternak sapi yang terpapar LSD, kata dia, kondisinya sudah memasuki masa pemulihan.
"Kami sudah mendapatkan bantuan obat-obatan dan vaksin dari pemerintah pusat, yang langsung kami salurkan," katanya.
Rini meminta kepada seluruh peternak untuk apabila ada sapi yang sakit untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan terdekat untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
"Agar peternak pro aktif, jika ternaknya ditengarai bergejala LSD yang diawali dengan demam, lalu muncul benjolan-benjolan di kulitnya. Segera melaporkan ke petugas Puskeswan terdekat. Jangan menunggu terlalu lama sampai ternaknya tidak mau makan atau benjolannya sudah terlanjur muncul merata di seluruh tubuh, karena akan memperlama masa penyembuhannya," ujarnya.
Selanjutnya ia mengimbau kepada pemilik hewan ternak untuk selalu menjaga kesehatan sapi dan selalu membersihkan lingkungan kandang.
"Agar peternak menjaga kebersihan kandang dan sekitarnya, dan mengupayakan menekan keberadaan lalat dan nyamuk dengan rajin melakukan penyemprotan menggunakan obat semprot serangga dan menyemprotkan desinfektan ke kandang yang sudah dibersihkan," tambahnya.
"Laporan yang sudah diterima ada sekitar 3.000 hewan ternak sapi yang sakit LSD dari populasi sekitar 150.000," katanya di Kalianda, Senin.
Ia mengatakan, ribuan ternak sapi tersebut sedang dalam penanganan petugas, dan ada beberapa yang terjangkit meski sudah ada yang membaik, namun masih ada yang masih dalam proses pengobatan.
"Saat ini petugas masih menjalankan pengobatan pada ternak sapi yang sakit, dan petugas kami terus bergerak untuk melakukan vaksinasi serta pengobatan vaksinasi pada ternak sapi yang sehat," kata dia.
Dari sekitar 3.000 ekor ternak sapi yang terpapar LSD, kata dia, kondisinya sudah memasuki masa pemulihan.
"Kami sudah mendapatkan bantuan obat-obatan dan vaksin dari pemerintah pusat, yang langsung kami salurkan," katanya.
Rini meminta kepada seluruh peternak untuk apabila ada sapi yang sakit untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan terdekat untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
"Agar peternak pro aktif, jika ternaknya ditengarai bergejala LSD yang diawali dengan demam, lalu muncul benjolan-benjolan di kulitnya. Segera melaporkan ke petugas Puskeswan terdekat. Jangan menunggu terlalu lama sampai ternaknya tidak mau makan atau benjolannya sudah terlanjur muncul merata di seluruh tubuh, karena akan memperlama masa penyembuhannya," ujarnya.
Selanjutnya ia mengimbau kepada pemilik hewan ternak untuk selalu menjaga kesehatan sapi dan selalu membersihkan lingkungan kandang.
"Agar peternak menjaga kebersihan kandang dan sekitarnya, dan mengupayakan menekan keberadaan lalat dan nyamuk dengan rajin melakukan penyemprotan menggunakan obat semprot serangga dan menyemprotkan desinfektan ke kandang yang sudah dibersihkan," tambahnya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Exit Tol Keramasan dijaga ketat, Polres Ogan Ilir siap tindak premanisme dan pungli
12 March 2026 19:27 WIB
Bupati Lampung Tengah gunakan uang suap untuk lunasi utang bank Pilkada 2024
14 December 2025 8:22 WIB
Damjanovic sumbang gol di menit akhir, bawa Bhayangkara Lampung FC kalahkan Bali United 2-1
07 November 2025 18:04 WIB
Pusri dorong pesantren berdikari melalui pembangunan dapur bersih terintegrasi
30 October 2025 13:28 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu 11 Maret 2026, waspadai hujan ringan pada siang hari
11 March 2026 8:41 WIB
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB