Pengamat usulkan mudikgratis menjadi program nasional
Jumat, 14 April 2023 15:49 WIB
Petugas memasukan sepeda motor ke dalam truk saat Mudik Gratis DKI Jakarta 2022 khusus sepeda motor di Terminal Pulo Gadung, Jakarta, Selasa (26/4/2022). . ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno mengatakan bahwa mudik gratis perlu jadi program nasional untuk mengajak masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke moda angkutan umum saat mudik.
"Program mudik gratis ini ke depannya bertujuan untuk memfasilitasi pemotor agar pindah menggunakan angkutan umum dan memfasilitasi golongan tidak mampu supaya bisa ikut mudik, tidak hanya sebagai penonton saja," kata Djoko yang juga menjadi pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata di Jakarta pada Jumat.
Djoko menuturkan bahwa tujuan mudik gratis tidak hanya memfasilitasi pemudik menggunakan sepeda motor saja, tetapi juga memfasilitasi golongan menengah ke bawah untuk mudik, sehingga perlu disasar orang-orang yang tepat untuk mendapat program ini.
"Agar tidak salah sasaran, maka dasar seleksinya adalah kartu-kartu yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial, misalnya kartu prasejahtera. Sumber dananya bisa dari APBN dan APBD, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN juga bisa dari Program Tanggungjawab Sosial Perusahaan ( Corparate Social Responsibility/CSR) perusahaan swasta," kata Djoko.
Selain itu, lanjut Djoko, mudik gratis angkutan air bertujuan memfasilitasi pergerakan antar pulau besar dan kecil dan masyarakat yang tinggal di daerah perairan. Targetnya adalah masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan dan tidak ada layanan angkutan udara.
"Program Mudik gratis pada saat Perayaan Idul Fitri atau Musim Lebaran maupun Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) perlu menjadi program nasional, yang pelaksanaannya tidak hanya di Pulau Jawa dan sebagian Pulau Sumatera. Akan tetapi juga di daerah-daerah termasuk di daerah kepulauan yang menggunakan kapal sebagai modanya," ungkap Djoko.
Joko menambahkan, program mudik gratis tahun 2023 menggunakan bus sudah menggunakan aplikasi "mitra darat" yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Dengan aplikasi ini dihindari pemudik mendaftar lebih dari satu penyelenggara.
Tujuannya, untuk menghindari banyaknya kursi kosong di dalam bus seperti tahun lalu. Sekitar 40 unit bus tidak jadi diberangkatkan karena penumpang yang mendaftar ternyata tidak memanfaatkannya. Padahal, warga yang menginginkan ikut mudik gratis cukup banyak. Oleh sebab itu perlunya ada evaluasi penyelenggaraan mudik gratis yang selama ini sudah diselenggarakan Kementerian Perhubungan sejak 2007.
"Mudik gratis sangat membantu bagi pemudik kelas menengah ke bawah yang rindu akan kampung halamannya. Setidaknya, setiap tahun dapat pulang ketemu sanak saudara dan berbagi kisah selama merantau di ibukota," tutup Djoko.
"Program mudik gratis ini ke depannya bertujuan untuk memfasilitasi pemotor agar pindah menggunakan angkutan umum dan memfasilitasi golongan tidak mampu supaya bisa ikut mudik, tidak hanya sebagai penonton saja," kata Djoko yang juga menjadi pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata di Jakarta pada Jumat.
Djoko menuturkan bahwa tujuan mudik gratis tidak hanya memfasilitasi pemudik menggunakan sepeda motor saja, tetapi juga memfasilitasi golongan menengah ke bawah untuk mudik, sehingga perlu disasar orang-orang yang tepat untuk mendapat program ini.
"Agar tidak salah sasaran, maka dasar seleksinya adalah kartu-kartu yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial, misalnya kartu prasejahtera. Sumber dananya bisa dari APBN dan APBD, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN juga bisa dari Program Tanggungjawab Sosial Perusahaan ( Corparate Social Responsibility/CSR) perusahaan swasta," kata Djoko.
Selain itu, lanjut Djoko, mudik gratis angkutan air bertujuan memfasilitasi pergerakan antar pulau besar dan kecil dan masyarakat yang tinggal di daerah perairan. Targetnya adalah masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan dan tidak ada layanan angkutan udara.
"Program Mudik gratis pada saat Perayaan Idul Fitri atau Musim Lebaran maupun Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) perlu menjadi program nasional, yang pelaksanaannya tidak hanya di Pulau Jawa dan sebagian Pulau Sumatera. Akan tetapi juga di daerah-daerah termasuk di daerah kepulauan yang menggunakan kapal sebagai modanya," ungkap Djoko.
Joko menambahkan, program mudik gratis tahun 2023 menggunakan bus sudah menggunakan aplikasi "mitra darat" yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Dengan aplikasi ini dihindari pemudik mendaftar lebih dari satu penyelenggara.
Tujuannya, untuk menghindari banyaknya kursi kosong di dalam bus seperti tahun lalu. Sekitar 40 unit bus tidak jadi diberangkatkan karena penumpang yang mendaftar ternyata tidak memanfaatkannya. Padahal, warga yang menginginkan ikut mudik gratis cukup banyak. Oleh sebab itu perlunya ada evaluasi penyelenggaraan mudik gratis yang selama ini sudah diselenggarakan Kementerian Perhubungan sejak 2007.
"Mudik gratis sangat membantu bagi pemudik kelas menengah ke bawah yang rindu akan kampung halamannya. Setidaknya, setiap tahun dapat pulang ketemu sanak saudara dan berbagi kisah selama merantau di ibukota," tutup Djoko.
Pewarta : Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Pusri berangkatkan peserta mudik gratis melalui program Mudik Aman dan Berbagi Harapan
19 March 2026 20:30 WIB
Sinergi KAI, Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel berangkatkan 3.010 pemudik gratis
19 March 2026 12:19 WIB
Mudik Gratis KAI Palembang 2026, sebanyak 3.010 Pemudik diberangkatkan dari Stasiun Kertapati
17 March 2026 20:56 WIB
Bank Sumsel Babel fasilitasi Mudik Gratis 2026 rute Palembang-Pangkalpinang khusus warga Babel
14 March 2026 10:57 WIB
Kemenag Sumsel siapkan 458 masjid ramah pemudik, ada layanan kesehatan gratis
13 March 2026 18:56 WIB
Tiket mudik gratis Lebaran 2026 Kota Medan ludes, 4.000 peserta siap berangkat
13 March 2026 8:41 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Prabowo tegaskan Jakarta milik seluruh rakyat, minta Danantara dukung proyek LRT
16 September 2026 16:08 WIB