
Kemenag Sumsel siapkan 458 masjid ramah pemudik, ada layanan kesehatan gratis

Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan menyiapkan 458 masjid ramah pemudik untuk layanan keamanan dan kesehatan para pemudik Lebaran 2026.
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan di Palembang, Jumat, mengatakan menyongsong arus mudik Lebaran tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan memperkuat kesiapan infrastruktur religi melalui program Masjid Ramah Pemudik.
"Sebanyak 458 masjid di seluruh wilayah Sumatera Selatan telah didaftarkan untuk menyambut para musafir, dengan lima titik prioritas yang tersebar di jalur lintas utama," katanya.
Ia menjelaskan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah transisi, melainkan harus menjadi oase yang memberikan rasa aman, nyaman, dan informatif bagi para pemudik.
Menurutnya, masjid ramah pemudik harus menjadi pusat informasi, sinergi keamanan dan kenyamanan, serta tempat layanan kesehatan gratis.
“Setiap masjid wajib memasang spanduk atau banner menarik di halaman depan. Banner tersebut harus mencantumkan nomor HP petugas Kemenag yang dapat dihubungi 24 jam sebagai pusat informasi bagi pemudik yang membutuhkan info terkait jalur jalan, layanan kesehatan, atau keadaan darurat di malam hari,” jelasnya.
Ia meminta Kakankemenag Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan pihak Polri dan TNI untuk menempatkan personel di titik masjid tersebut. Tujuannya bukan sekadar penjagaan, melainkan menciptakan rasa tenang bagi pemudik agar kendaraan dan barang bawaan mereka aman dari tindak kejahatan.
Selain itu, Kakanwil meminta Kakankemenag berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau Puskesmas setempat sehingga masjid ramah pemudik bisa menyediakan obat-obatan ringan dan tenaga medis tanpa membebani anggaran internal masjid.
“Terkait aspek kebersihan, ini menjadi harga mati. Saya minta seluruh tenaga dari KUA hingga Madrasah untuk bergotong-royong membersihkan masjid-masjid, terutama yang masuk daftar 458 masjid ramah pemudik ini,” tegasnya.
Meski terdapat lima titik prioritas, seluruh masjid yang masuk dalam daftar tetap diwajibkan memberikan standar pelayanan yang sama bagi pemudik yang singgah secara acak di sepanjang jalur Sumatera Selatan.
Selain masjid, Kemenag Sumsel juga menyiapkan tujuh rumah ibadah lain untuk melayani para pemudik. Rinciannya, satu pure, satu vihara, dan lima gereja.
“Ini merupakan wujud kerukunan, kepedulian, dan kebersamaan antar umat beragama dalam melayani para pemudik,” pungkas Syafitri.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
