Seorang warga Madina terluka diserang buaya
Kamis, 9 Maret 2023 16:11 WIB
Hendri (40 tahun), warga Desa Gonting, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Manisak, Kamis (9/3/2023). (FOTO ANTARA/HO-Holik)
Madina, Sumut (ANTARA) - Sepasang suami istri di Desa Gonting, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Hendri (40) dan Nelmy (35) diserang buaya saat sedang mencuci pakaian di Sungai Bangko.
Camat Ranto Baek, Sopian, S Ag yang dikonfirmasi di Madina, Kamis, menyampaikan bahwa konflik manusia dengan buaya tersebut terjadi pada Rabu (8/3) di saat Nelmy, istri korban sedang mencuci pakaian di pinggiran Sungai Bangko.
"Di saat istri korban sedang mencuci pakaian di pinggiran Sungai Bangko, buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Nelmy," katanya.
Melihat istrinya diserang buaya, Hendri langsung melakukan pertolongan dan perlawanan.
Namun, Hendri harus mengalami luka serius di bagian kedua tangannya dan terpaksa mendapat perawatan di Puskesmas Manisak
"Alhamdulillah, kondisinya korban sudah membaik. Korban sudah diantarkan ke rumahnya di Desa Gonting," kata Sopian.
Ia mengatakan, peristiwa konflik manusia dengan buaya itu sudah sering terjadi di Sungai Bangko.
Untuk itu dirinya mengimbau kepada warga yang melaksanakan aktivitasnya di sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan reptil bertubuh besar itu.
"Kami mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, serta mengurangi aktivitas di sungai," demikian Sopian.
Camat Ranto Baek, Sopian, S Ag yang dikonfirmasi di Madina, Kamis, menyampaikan bahwa konflik manusia dengan buaya tersebut terjadi pada Rabu (8/3) di saat Nelmy, istri korban sedang mencuci pakaian di pinggiran Sungai Bangko.
"Di saat istri korban sedang mencuci pakaian di pinggiran Sungai Bangko, buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Nelmy," katanya.
Melihat istrinya diserang buaya, Hendri langsung melakukan pertolongan dan perlawanan.
Namun, Hendri harus mengalami luka serius di bagian kedua tangannya dan terpaksa mendapat perawatan di Puskesmas Manisak
"Alhamdulillah, kondisinya korban sudah membaik. Korban sudah diantarkan ke rumahnya di Desa Gonting," kata Sopian.
Ia mengatakan, peristiwa konflik manusia dengan buaya itu sudah sering terjadi di Sungai Bangko.
Untuk itu dirinya mengimbau kepada warga yang melaksanakan aktivitasnya di sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan reptil bertubuh besar itu.
"Kami mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, serta mengurangi aktivitas di sungai," demikian Sopian.
Pewarta : Juraidi dan Holik
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKSDA Jabar evakuasi 51 buaya dari penangkaran Cianjur ke BKSDA Sumsel
18 October 2024 16:53 WIB, 2024
Penambang timah diterkam buaya di pinggir Sungai Berang Dusun Air Malik
16 October 2024 10:29 WIB, 2024
Antisipasi buaya masih berkeliaran, polisi sisir lokasi penangkaran di Cianjur
06 October 2024 19:00 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB