Seorang warga dilaporkan tewas diterkam harimau di Siak
Selasa, 20 Desember 2022 16:17 WIB
Kondisi warga Kabupaten Kepulauan Meranti yang tewas diduga diterkam harimau Sumatera di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Korban mengalami luka di leher dan jasad masih utuh. (ANTARA/Tangkapan Layar)
Siak (ANTARA) - Seorang warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Acai (50) dilaporkan tewas diduga diterkam harimau sumatera di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, saat mencari kayu di lokasi kejadian yang masih hutan.
Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan masih utuh. Namun, terdapat bekas luka gigitan harimau di leher korban yang ketika itu sedang mencari kayu mahang di hutan Sungai Belat bersama rekannya.
"Kejadiannya Senin (19/12) sekitar pukul 06.00 WIB, tetapi saya dapat informasi itu sore dari penghulu (kepala desa) setempat. Malamnya saya langsung lapor ke kepolisian dan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BB KSDA) Riau," katanya dikonfirmasi, Selasa.
Mukhtasar mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima dari warga setempat korban saat itu ditemukan oleh rekannya tak jauh dari lokasi korban diterkam. Namun, harimau sudah kabur meninggalkan korban dengan kondisi bersimbah darah.
"Informasi terakhir yang saya terima, korban sudah dibawa ke tempat asal mereka semalam. Kami juga sudah melaporkan ke pihak terkait," katanya.
Lebih lanjut ia mengimbau warga yang berada di sekitar lokasi untuk selalu berhati-hati terhadap hewan buas yang masih berkeliaran itu serta tidak beraktivitas sendirian apalagi jika memasuki hutan atau tempat yang jauh dari permukiman.
"Kami imbau warga tingkatkan kewaspadaan, karena saat ini harimau tersebut masih berkeliaran. Ini sudah kesekian kalinya terjadi dan saya juga sudah lapor ke pihak berwenang supaya menurunkan tim mengamankan dan meminta mengevakuasi hewan buas tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, awal November 2022, BB KSDA Riau melaporkan dua harimau yang terekam kamera di kampung paling ujung Kabupaten Siak tersebut. Hampir setahun yang lalu satu orang juga tewas diterkam harimau di kampung yang jarak tempuhnya 4-6 jam dari Sungai Apit.
Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan masih utuh. Namun, terdapat bekas luka gigitan harimau di leher korban yang ketika itu sedang mencari kayu mahang di hutan Sungai Belat bersama rekannya.
"Kejadiannya Senin (19/12) sekitar pukul 06.00 WIB, tetapi saya dapat informasi itu sore dari penghulu (kepala desa) setempat. Malamnya saya langsung lapor ke kepolisian dan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BB KSDA) Riau," katanya dikonfirmasi, Selasa.
Mukhtasar mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima dari warga setempat korban saat itu ditemukan oleh rekannya tak jauh dari lokasi korban diterkam. Namun, harimau sudah kabur meninggalkan korban dengan kondisi bersimbah darah.
"Informasi terakhir yang saya terima, korban sudah dibawa ke tempat asal mereka semalam. Kami juga sudah melaporkan ke pihak terkait," katanya.
Lebih lanjut ia mengimbau warga yang berada di sekitar lokasi untuk selalu berhati-hati terhadap hewan buas yang masih berkeliaran itu serta tidak beraktivitas sendirian apalagi jika memasuki hutan atau tempat yang jauh dari permukiman.
"Kami imbau warga tingkatkan kewaspadaan, karena saat ini harimau tersebut masih berkeliaran. Ini sudah kesekian kalinya terjadi dan saya juga sudah lapor ke pihak berwenang supaya menurunkan tim mengamankan dan meminta mengevakuasi hewan buas tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, awal November 2022, BB KSDA Riau melaporkan dua harimau yang terekam kamera di kampung paling ujung Kabupaten Siak tersebut. Hampir setahun yang lalu satu orang juga tewas diterkam harimau di kampung yang jarak tempuhnya 4-6 jam dari Sungai Apit.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penambang timah diterkam buaya di pinggir Sungai Berang Dusun Air Malik
16 October 2024 10:29 WIB, 2024
Warga Lampung Barat ditemukan meninggal di kebun, diduga diterkam harimau
22 September 2024 17:38 WIB, 2024
Seorang pengambil minyak mentah tewas diseret buaya Sungai Dawas Muba
16 September 2024 9:00 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB