Tim SAR temukan pemancing tewas diterkam buaya
Senin, 12 Desember 2022 8:58 WIB
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan di Kota Dumai telah menemukan jasad seorang pemancing Rudi karena diterkam buaya di sungai Masjid Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Antara/Juru bicara TIM SAR Dumai.
Pekanbaru (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan Kota Dumai telah menemukan jasad seorang pemancing Rudi yang dilaporkan diterkam buaya di sungai Masjid Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Provinsi Riau, Minggu (11/12).
"Rudi (16) ditemukan meninggal dunia berjarak lebih kurang 2,5 Km dari lokasi dilaporkan saat korban mendapat serangan buaya, kondisi jasad Rudi ditemukan bekas gigitan di tubuh dan kaki korban," kata Guswandi Ali Dantim Crew RB 218 Dumai dalam keterangannya kepada media Senin.
Ia mengatakan, jenazah Rudi selanjutnya di evakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarganya untuk memandikan dan membersihkan korban yang selanjutnya untuk segera dimakamkan.
Guswandi menjelaskan kronologis korban diterkam buaya saat pemuda tersebut datang ke lokasi memancing pada Sabtu (10/12) malam. Kemudian saksi-saksi yang ada di lokasi melihat korban diterkam buaya dan langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas.
"Sejumlah warga bersama Bhabinkamtibamas sempat melakukan pencarian namun korban belum ditemukan," kata Guswandi.
Selanjutnya untuk mengoptimalkan upaya pencarian, pertolongan dan penyelamatan, Bhabinkamtibmas langsung melaporkan kepada SAR Dumai.
Guswandi mengimbau warga di sekitar bantaran sungai tersebut agar lebih berhati-hati untuk memancing guna menghindari korban jiwa dimangsa hewan melata itu.
Wilayah Kecamatan Dumai Barat dilintasi oleh dua aliran sungai besar yang ada di Kota Dumai, yaitu Sungai Masjid dan Sungai Dumai.
Panjang Sungai Masjid adalah 12 km yang melintasi kelurahan Bagan Keladi dan Kelurahan Purnama, Kota Dumai. Sedangkan Sungai Dumai membentang di Kelurahan Simpang Tiga sepanjang 1,7 km dan Pangkalan Sesai sepanjang 1,3 km.
"Rudi (16) ditemukan meninggal dunia berjarak lebih kurang 2,5 Km dari lokasi dilaporkan saat korban mendapat serangan buaya, kondisi jasad Rudi ditemukan bekas gigitan di tubuh dan kaki korban," kata Guswandi Ali Dantim Crew RB 218 Dumai dalam keterangannya kepada media Senin.
Ia mengatakan, jenazah Rudi selanjutnya di evakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarganya untuk memandikan dan membersihkan korban yang selanjutnya untuk segera dimakamkan.
Guswandi menjelaskan kronologis korban diterkam buaya saat pemuda tersebut datang ke lokasi memancing pada Sabtu (10/12) malam. Kemudian saksi-saksi yang ada di lokasi melihat korban diterkam buaya dan langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas.
"Sejumlah warga bersama Bhabinkamtibamas sempat melakukan pencarian namun korban belum ditemukan," kata Guswandi.
Selanjutnya untuk mengoptimalkan upaya pencarian, pertolongan dan penyelamatan, Bhabinkamtibmas langsung melaporkan kepada SAR Dumai.
Guswandi mengimbau warga di sekitar bantaran sungai tersebut agar lebih berhati-hati untuk memancing guna menghindari korban jiwa dimangsa hewan melata itu.
Wilayah Kecamatan Dumai Barat dilintasi oleh dua aliran sungai besar yang ada di Kota Dumai, yaitu Sungai Masjid dan Sungai Dumai.
Panjang Sungai Masjid adalah 12 km yang melintasi kelurahan Bagan Keladi dan Kelurahan Purnama, Kota Dumai. Sedangkan Sungai Dumai membentang di Kelurahan Simpang Tiga sepanjang 1,7 km dan Pangkalan Sesai sepanjang 1,3 km.
Pewarta : Frislidia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Selang sehari penemuan mayat membusuk di Jalan Duri-Dumai pelakunya diringkus
20 September 2024 20:06 WIB, 2024
Kapal rute Karimun-Selatpanjang tabrak hutan bakau di Perairan Meranti
12 February 2023 14:50 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Tim SAR gabungan selamatkan empat awak KLM Putra Kelana yang bocor di Natuna
06 March 2026 11:12 WIB