Pemkab OKU percepat pembentukan Kampung Ikan Gabus
Senin, 5 Desember 2022 16:08 WIB
Pejabat Bupati OKU, Teddy Meilwansyah meninjau kolam pembudidaya ikan gabus di Desa Marta Jaya. (ANTARA/Edo Purmana/22)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan bersama TNI Kodim 0403 mendorong percepatan pembentukan Kampung Ikan Gabus di Desa Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja agar resmi dibentuk pada awal tahun 2023.
Penjabat Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di Baturaja, Senin mengatakan bahwa saat ini pengerjaan pembuatan kolam budi daya ikan gabus di Desa Marta Jaya terus dilakukan oleh masyarakat sekitar bersama anggota TNI Kodim setempat.
Dari target 520 buah kolam yang akan dibuat tahun ini, kata dia, saat ini sebanyak 30 kolam diantaranya sudah selesai dikerjakan secara swadaya.
"520 kolam ini nantinya dikelola oleh masyarakat di tujuh dusun yang ada di Desa Marta Jaya. Masing-masing dusun akan menggarap sebanyak 70 kolam, sedangkan 70 kolam lagi untuk demplot," jelasnya.
Dia menjelaskan, pembangunan ratusan kolam budidaya ikan gabus ini dilakukan untuk mewujudkan Desa Marta Jaya menjadi Kampung Perikanan Ikan Gabus berskala nasional pada 2023.
Desa Marta Jaya juga dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya yang ada di kabupaten setempat sehingga kedepannya diharapkan OKU menjadi daerah sentral ikan gabus terbesar di wilayah Sumatera Selatan.
"Saat ini tinggal pemasangan pipanisasi di kolam demplot utama. Ditargetkan pada Januari 2023 nanti sudah siap dilakukan penebaran bibit ikan gabus," ujarnya.
Bupati optimistis budi daya ikan gabus ini dapat berkembang, terlebih lagi kelompok pembudidaya di desa itu saat ini sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai.
Desa Marta Jaya belum lama ini mendapat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI berupa dua unit mesin cetak pelet apung untuk pakan ikan dengan kapasitas satu kuintal per jam.
"Masyarakat di desa tersebut juga dibantu pemerintah mesin penghalus bahan pembuatan pelet pakan ikan untuk membuat makanan ikan secara mandiri," kata dia.
Sementara itu, Dandim 0403 OKU, Letkol Inf Ferizal menegaskan bahwa TNI tetap berkomitmen mendorong Desa Marta Jaya menjadi Kampung Perikanan berskala nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"Untuk pembuatan kolam demplot ini dikerjakan oleh TNI Kodim 0403 bersama masyarakat setiap hari kerja sampai selesai," ujar dia.
Penjabat Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di Baturaja, Senin mengatakan bahwa saat ini pengerjaan pembuatan kolam budi daya ikan gabus di Desa Marta Jaya terus dilakukan oleh masyarakat sekitar bersama anggota TNI Kodim setempat.
Dari target 520 buah kolam yang akan dibuat tahun ini, kata dia, saat ini sebanyak 30 kolam diantaranya sudah selesai dikerjakan secara swadaya.
"520 kolam ini nantinya dikelola oleh masyarakat di tujuh dusun yang ada di Desa Marta Jaya. Masing-masing dusun akan menggarap sebanyak 70 kolam, sedangkan 70 kolam lagi untuk demplot," jelasnya.
Dia menjelaskan, pembangunan ratusan kolam budidaya ikan gabus ini dilakukan untuk mewujudkan Desa Marta Jaya menjadi Kampung Perikanan Ikan Gabus berskala nasional pada 2023.
Desa Marta Jaya juga dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya yang ada di kabupaten setempat sehingga kedepannya diharapkan OKU menjadi daerah sentral ikan gabus terbesar di wilayah Sumatera Selatan.
"Saat ini tinggal pemasangan pipanisasi di kolam demplot utama. Ditargetkan pada Januari 2023 nanti sudah siap dilakukan penebaran bibit ikan gabus," ujarnya.
Bupati optimistis budi daya ikan gabus ini dapat berkembang, terlebih lagi kelompok pembudidaya di desa itu saat ini sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai.
Desa Marta Jaya belum lama ini mendapat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI berupa dua unit mesin cetak pelet apung untuk pakan ikan dengan kapasitas satu kuintal per jam.
"Masyarakat di desa tersebut juga dibantu pemerintah mesin penghalus bahan pembuatan pelet pakan ikan untuk membuat makanan ikan secara mandiri," kata dia.
Sementara itu, Dandim 0403 OKU, Letkol Inf Ferizal menegaskan bahwa TNI tetap berkomitmen mendorong Desa Marta Jaya menjadi Kampung Perikanan berskala nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"Untuk pembuatan kolam demplot ini dikerjakan oleh TNI Kodim 0403 bersama masyarakat setiap hari kerja sampai selesai," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodim 0418/Palembang kembangkan pertanian perkotaan dukung ketahanan pangan
15 February 2025 19:04 WIB, 2025
Balita kembar meninggal di kolam, KPPPA sesalkan kelalaian orang tua
17 January 2025 15:59 WIB, 2025
Polda Sumsel tebar 50.000 benih ikan di Kolam Kompleks Pakri Palembang
18 November 2024 17:15 WIB, 2024
Antisipasi buaya masih berkeliaran, polisi sisir lokasi penangkaran di Cianjur
06 October 2024 19:00 WIB, 2024
Bocah tenggelam di kolam renang hotel di Pagaralam, sejumlah saksi dimintai keterangan
15 July 2024 18:06 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB