15 unit kontrakan di Tangerang terbakar akibat korsleting
Senin, 9 Mei 2022 17:09 WIB
Warga memeriksa kondisi kontrakan yang terbakar di Kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi
Tangerang (ANTARA) - Sebanyak 15 unit kontrakan di Kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, terbakar pada Senin pukul 14.30 WIB, diduga akibat korsleting listrik.
"Total kontrakan yang terbakar ada 15 kamar, diduga penyebab kebakaran tersebut karena arus pendek listrik atau korsleting listrik," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir di Tangerang, Senin.
Ia mengatakan tim Pemadam Kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan dari warga pada pukul 14.34 WIB.
Kemudian, pihaknya pun langsung menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran dengan 15 personel dari Mako Curug dan Pasar Kemis.
"Ada dua mobil Damkar yang dikerahkan dari Mako Curug, Pos Pasar Kemis dengan lima belas personel," katanya.
Adapun kondisi saat ini, menurut dia, kebakaran tersebut sudah dapat ditangani oleh petugas dibantu warga setempat.
"Api dapat dipadamkan sekitar jam 15.00 WIB, sekarang masih proses pendinginan oleh petugas," ujarnya.
Ia mengungkapkan dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun pemilik bangunan mengalami kerugian Rp350 juta.
"Korban jiwa nihil, kerugian total sekitar Rp350 juta," kata dia.
"Total kontrakan yang terbakar ada 15 kamar, diduga penyebab kebakaran tersebut karena arus pendek listrik atau korsleting listrik," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir di Tangerang, Senin.
Ia mengatakan tim Pemadam Kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan dari warga pada pukul 14.34 WIB.
Kemudian, pihaknya pun langsung menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran dengan 15 personel dari Mako Curug dan Pasar Kemis.
"Ada dua mobil Damkar yang dikerahkan dari Mako Curug, Pos Pasar Kemis dengan lima belas personel," katanya.
Adapun kondisi saat ini, menurut dia, kebakaran tersebut sudah dapat ditangani oleh petugas dibantu warga setempat.
"Api dapat dipadamkan sekitar jam 15.00 WIB, sekarang masih proses pendinginan oleh petugas," ujarnya.
Ia mengungkapkan dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun pemilik bangunan mengalami kerugian Rp350 juta.
"Korban jiwa nihil, kerugian total sekitar Rp350 juta," kata dia.
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi selidiki dugaan kesengajaan penyebab kebakaran menghanguskan 27 kontrakan
28 March 2022 16:16 WIB, 2022
Ancam mau ledakkan bom di kontrakan, seorang pria di Schuan China ditembak mati
26 June 2021 14:03 WIB, 2021
Dua perempuan asal Palembang ini di-PHK dan diusir dari kontrakan, terlantar beberapa hari di Tangerang
05 May 2020 22:02 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB