Jakarta (ANTARA) - Atlet bulu tangkis Indonesia, Kevin Sanjaya, beserta konten kreator YouTube Chandra Liow, Dyland Pros, dan Larissa Rochefort telah memilih roster team mereka untuk bertanding di League of Legends: Wild Rift (Wild Rift) Days of Victory - Charity Fun Match pada Sabtu (23/4) pukul 13.00 WIB.

Selain dimeriahkan empat nama tersebut, Wild Rift Days of Victory Charity Fun Match juga dimeriahkan berbagai nama besar lainnya. Salah satunya adalah kakak-beradik dari tim juara Wild Rift Champions SEA, PSO Henry dan PSO Harry.

Ada juga satu tim yang akan bertanding, yakni Pecel Lele, yang merupakan juara dari League of Legends: Wild Rift Community Intercity Tournament pada 17 April lalu. Tim perwakilan dari daerah Jabodetabek menyatakan siap untuk melawan tim para bintang.

Wild Rift dan para bintang Days of Victory: Charity Fun Match juga mengajak penggemar Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) untuk berbagi melalui lembaga kemanusiaan bernama Human Initiative, dengan target dapat mendonasikan uang tunai sampai Rp215 juta.

"Sesuai dengan tema Wild Rift di bulan Ramadhan tahun ini, yaitu Days of Victory (Hari-hari penuh kemenangan), kami ingin mengajak semua penggemar game MOBA, terutama Wild Rift, untuk tidak hanya mendapatkan kemenangan dalam bermain game, namun juga mendapatkan kemenangan dalam berbagi," kata Country Manager Riot Games Indonesia dan Malaysia, Resha Pradipta, dalam siaran pers, Kamis.


"Maka dari itu, kami mengajak semua penggemar untuk ikut menyaksikan Charity Fun Match tanggal 23 April nanti. Semakin banyak yang menonton, semakin besar juga bantuan yang akan diberikan melalui Human Initiative,” tutur dia.

Pecel Lele Juara League of Legends 

Setelah melewati babak kualifikasi dari ratusan tim yang berasal dari 15 wilayah di Indonesia, Tim Pecel Lele berhasil menjadi tim terbaik Wild Rift Community Intercity Tournament yang digelar Minggu (17/4.

Pecel Lele yang mewakili daerah Jabodetabek mengantongi hadiah uang tunai Rp35juta setelah mengalahkan tim Need Eternals dari Jawa Barat yang didapuk sebagai juara kedua dengan hadiah Rp25 juta.

Tim Members Only asal Jabodetabek menjadi pemenang ketiga dengan hadiah Rp15 juta dan posisi pemenang keempat diduduki perwakilan Bali yaitu tim Nusa Dewata yang membawa pulang Rp5 juta.

“Kami senang dan bangga sekali bisa keluar sebagai juara dari League of Legends: Wild Rift Community Intercity Tournament walaupun sempat masuk ke lower bracket. Kami berharap lebih banyak lagi turnamen-turnamen Wild Rift seperti ini agar komunitas Wild Rift di Indonesia semakin berkembang,” tutur kapten tim Pecel Lele, Theodore Samuel.

Race to Challenger masih berlanjut

Rangkaian kegiatan Race to Challenger masih belum selesai, di mana ada 300 pemain Wild Rift yang sudah terpilih masih berlomba untuk memperebutkan total hadiah hingga Rp198juta pada tanggal 27 April 2022.

Race to Challenger sudah memasuki hari ke-15 dan leaderboard sudah terisi oleh daftar 20 besar dari peserta kegiatan ini. Di posisi paling pertama alias tertinggi dipertahankan oleh pemain dengan in-game NVR Mouse.

“Race to Challenger buat saya adalah kegiatan dari Wild Rift di bulan Ramadan yang pas banget. Soalnya kita cuma diharuskan untuk rajin push rank, dan di bulan ini banyak banget waktu dan momen yang bisa jadi kesempatan push rank Wild Rift,” ungkap NVR Mouse.

Peraturannya masih sama, di mana pemain Wild Rift harus berlomba untuk mencapai rank Challenger alias rank tertinggi di game Wild Rift. Setiap pekan akan diumumkan leaderboard berisi peserta Race to Challenger.

Ramadan Web Series Episode 3 “The Next Chapter”

Kisah Dyland Pros, Kemas Pake Z dan EJ Gaming di web series "Toxic Ga Asix" berlanjut di episode ketiga dengan judul "The New Chapter" yang menjadi episode terakhir dari konten original Riot Games dan Wild Rift.

Dalam episode itu, persahabatan ketiganya akhirnya kembali menghangat setelah konflik yang terjadi. Dyland akhirnya memilih meminta maaf dan teringat kembali dengan momen persahabatan dengan Kemas dan EJ yang sudah terjalin sejak kecil. Dylan pun berjanji untuk menghilangkan sikap toxic-nya.

"Senang banget saya dan teman-teman di Toxic Ga Asix bisa kasih konten yang gak cuma menghibur, tapi juga mengedukasi para pemain WIld Rift bahwa toxic itu ga asik. Harapannya pesan ini gak cuman jadi keren-kerenan aja, tapi juga jadi pedoman biar komunitas Wild Rift makin solid,” ujar Dyland Pros.

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024