Jalan objek wisata Belanting River Tubing Kabupaten OKU rusak parah
Kamis, 3 Februari 2022 10:15 WIB
Jalan menuju Objek Wisata Belanting River Tubing Kabupaten OKU rusak parah banyak terdapat lubang di ruas jalan, Kamis. (ANTARA/Edo Purmana/22)
Baturaja (ANTARA) - Jalan menuju objek wisata Belanting River Tubing di Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, saat ini mengalami rusak parah sehingga menyulitkan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Menurut Tono, salah seorang warga sekitar di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis mengatakan, meski sebagian ruas jalan itu sudah ada yang dicor beton, namun beberapa titik sulit dilalui kendaraan karena berlobang.
"Kondisi jalan yang berada di perbukitan semakin menyulitkan pengendara yang melintas di sana. Bahkan, tidak sedikit mobil pengunjung objek wisata yang tersangkut saat melintas di jalur tersebut," kata dia.
Menurut dia, kondisi jalan yang rusak parah ini membuat pengunjung berpikir dua kali untuk datang ke objek wisata alam Belanting River Tubing.
"Sayang sekali, padahal objek wisata alamnya sangat bagus sekali. Namun bagaimana mau ramai dikunjungi wisatawan bila akses jalannya jelek," kata dia.
Menanggapi hal itu, Pelaksana Harian Bupati OKU, Edward Candra mengatakan segera berkoordinasi dengan Dinas PUBM setempat untuk mengecek apakah ada dana yang bisa dianggarkan untuk perbaikan kerusakan jalan tersebut.
"Ini akan menjadi pekerjaan rumah saya. Secara bertahap kerusakan ini segera diperbaiki karena sayang sekali potensi objek wisata yang ada di Desa Kelumpang sangat bagus tidak didukung dengan akses jalan yang memadai," tegasnya.
Oleh sebab itu, Edward menegaskan pada 2022 ini akan meminta pihak PUBM OKU menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan di Desa Kelumpang guna meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke objek wisata tersebut.
"Mudah-mudahan di APBD perubahan tahun 2022 ini bisa diangggarkan agar jalan dapat diperbaiki," ujarnya.
Menurut Tono, salah seorang warga sekitar di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis mengatakan, meski sebagian ruas jalan itu sudah ada yang dicor beton, namun beberapa titik sulit dilalui kendaraan karena berlobang.
"Kondisi jalan yang berada di perbukitan semakin menyulitkan pengendara yang melintas di sana. Bahkan, tidak sedikit mobil pengunjung objek wisata yang tersangkut saat melintas di jalur tersebut," kata dia.
Menurut dia, kondisi jalan yang rusak parah ini membuat pengunjung berpikir dua kali untuk datang ke objek wisata alam Belanting River Tubing.
"Sayang sekali, padahal objek wisata alamnya sangat bagus sekali. Namun bagaimana mau ramai dikunjungi wisatawan bila akses jalannya jelek," kata dia.
Menanggapi hal itu, Pelaksana Harian Bupati OKU, Edward Candra mengatakan segera berkoordinasi dengan Dinas PUBM setempat untuk mengecek apakah ada dana yang bisa dianggarkan untuk perbaikan kerusakan jalan tersebut.
"Ini akan menjadi pekerjaan rumah saya. Secara bertahap kerusakan ini segera diperbaiki karena sayang sekali potensi objek wisata yang ada di Desa Kelumpang sangat bagus tidak didukung dengan akses jalan yang memadai," tegasnya.
Oleh sebab itu, Edward menegaskan pada 2022 ini akan meminta pihak PUBM OKU menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan di Desa Kelumpang guna meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke objek wisata tersebut.
"Mudah-mudahan di APBD perubahan tahun 2022 ini bisa diangggarkan agar jalan dapat diperbaiki," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasamarga terus perbaiki jalan berlubang akibat banjir di jalan Tol Jakarta-Cikampek
31 January 2026 9:14 WIB
Petani di Aceh digaji negara selama pemulihan lahan sawah terdampak bencana
17 January 2026 9:19 WIB
Pemprov Sumsel bantu dana perbaikan jalan rusak di Kabupaten OKU Rp7 miliar
02 December 2025 15:35 WIB
BNPB: Erupsi Semeru sebabkan tiga orang luka berat dan 204 hekater lahan rusak
24 November 2025 8:49 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB