Pengalaman Reza Artamevia kena COVID-19
Rabu, 15 Desember 2021 13:00 WIB
Penyanyi Reza Artamevia usai menghadiri konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/12/2021). (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)
Jakarta (ANTARA) - Di antara para selebritas yang diketahui terkena COVID-19 selama hampir dua tahun terakhir, penyanyi Reza Artamevia termasuk salah satunya pada Juli lalu.
"Pada masa pandemi ini, saya sempat kena COVID-19 bulan Juli saat COVID-19 sedang tinggi-tingginya. Sepertinya saya kenanya tiga mingguan," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, ditulis Rabu.
Pelantun "Aku Wanita" itu mengatakan COVID-19 sangat berdampak pada pernapasannya. Secara spesifik, Reza mengungkapkan napasnya menjadi tidak sepanjang sebelum dia terkena penyakit akibat infeksi SARS-CoV-2 itu.
"Kena COVID-19 itu berdampak sekali. Itu sangat berdampak pada pernapasan. Napas saya tidak sepanjang biasanya," tutur dia.
Seperti halnya pasien COVID-19 pada umumnya, dia juga terkena batuk. Setelah dinyatakan negatif COVID-19 lebih dari tiga pekan, batuk akhirnya berhenti namun dia masih merasakan banyak lendir pada saluran pernapasannya.
"Saya sempat kena batuk, 3 minggu lebih baru negatif. Lalu saat sudah tidak batuk tetapi slime-nya masih banyak," kata Reza.
Usai sembuh dari COVID-19, dia kemudian mengikuti program diet sehat yang juga bertujuan mengejar bentuk proporsional tubuhnya. Salah satu kegiatan yang dia lakukan selama menjalani program ini yakni berolahraga rutin 3 kali seminggu yang kemudian ditingkatkan menjadi 5 kali sepekan.
"Alhamdulillah dengan adanya program diet sehat, badan di-treatment, dan olahraga, tidak sampai sebulan, tiga mingguan napas saya (normal). Namanya penyanyi itu instrumennya tubuhnya sendiri. Stamina itu memang nomor satu. Napas saya bisa kembali panjang lagi, Alhamdulillah," ujar Reza.
"Pada masa pandemi ini, saya sempat kena COVID-19 bulan Juli saat COVID-19 sedang tinggi-tingginya. Sepertinya saya kenanya tiga mingguan," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, ditulis Rabu.
Pelantun "Aku Wanita" itu mengatakan COVID-19 sangat berdampak pada pernapasannya. Secara spesifik, Reza mengungkapkan napasnya menjadi tidak sepanjang sebelum dia terkena penyakit akibat infeksi SARS-CoV-2 itu.
"Kena COVID-19 itu berdampak sekali. Itu sangat berdampak pada pernapasan. Napas saya tidak sepanjang biasanya," tutur dia.
Seperti halnya pasien COVID-19 pada umumnya, dia juga terkena batuk. Setelah dinyatakan negatif COVID-19 lebih dari tiga pekan, batuk akhirnya berhenti namun dia masih merasakan banyak lendir pada saluran pernapasannya.
"Saya sempat kena batuk, 3 minggu lebih baru negatif. Lalu saat sudah tidak batuk tetapi slime-nya masih banyak," kata Reza.
Usai sembuh dari COVID-19, dia kemudian mengikuti program diet sehat yang juga bertujuan mengejar bentuk proporsional tubuhnya. Salah satu kegiatan yang dia lakukan selama menjalani program ini yakni berolahraga rutin 3 kali seminggu yang kemudian ditingkatkan menjadi 5 kali sepekan.
"Alhamdulillah dengan adanya program diet sehat, badan di-treatment, dan olahraga, tidak sampai sebulan, tiga mingguan napas saya (normal). Namanya penyanyi itu instrumennya tubuhnya sendiri. Stamina itu memang nomor satu. Napas saya bisa kembali panjang lagi, Alhamdulillah," ujar Reza.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reza Artamevia: Penyanyi harus punya jiwa melayani & menyenangkan hati
14 December 2021 19:38 WIB, 2021
Artis Reza Artamevia beli sabu-sabu seharga Rp1,2 juta dari pengedar
06 September 2020 19:36 WIB, 2020
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB