Polisi buru geng motor kerap membuat onar
Jumat, 26 November 2021 2:56 WIB
Personel Polres Sukabumi Kota saat melakukan patroli dan penyisiran di lokasi rawan aksi beradalan bermotor tepatnya di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jabar. Antara/Aditya Rohman
Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Polresta Sukabumi memburu geng yang semakin meresahkan karena sering membuat onar bahkan tidak sedikit warga Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban penganiayaan aksi para preman bermotor tersebut.
"Kami telah menginstruksikan ke seluruh personel Polri baik yang bertugas di lingkungan polres maupun polsek untuk memburu keberadaan para anggota geng motor yang aksinya membuat resah," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin di Sukabumi, Kamis.
Menurut Zainal, pihaknya saat ini utamanya memburu anggota geng motor yang terlibat dalam berbagai aksi kejahatan mulai dari penyerangan, perusakan hingga penganiayaan terhadap warga yang beberapa korbannya mengalami luka bacokan senjata tajam.
Selain itu, untuk mempersempit ruang gerak para berandalan bermotor agar tidak kembali membuat onar di masyarakat, pihaknya pun sudah mengerahkan personelnya untuk meningkatkan patroli keliling ke berbagai lokasi yang biasa digunakan anggota geng motor untuk berkumpul dan tempat lainnya yang dicurigai.
Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para preman jalanan tersebut dan merupakan upaya pengamanan untuk warga yang tinggal di wilayah hukum Polresta Sukabumi.
"Tidak ada toleransi bagi berandalan bermotor yang melakukan aksi kriminalitas, kami pastikan pelakunya akan ditindak tegas dan dijerat dengan hukuman sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku untuk memberikan efek jera," tambahnya.
Zainal mengatakan dari hasil pemetaan daerah rawan aksi kejahatan berandalan bermotor ada beberapa lokasi yang kerap dilalui dan berkumpul anggota geng tersebut, salah satunya adalah Jalur Lingkar Selatan Sukabumi.
Di daerah rawan itu, pihaknya menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan penyisiran setiap hari dan jika ada laporan dari masyarakat terkait keberadaan maupun aksi berandalan bermotor agar dengan cepat ditindak lanjuti.
Di sisi lain, ia mengimbau warga untuk ikut berperan dalam upaya mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan jalanan yang dilakukan gerombolan bermotor dengan cara melaporkan kepada petugas keamanan terdekat.
Sementara, informasi yang didapat dari warga maupun dari media sosial aksi berandalan bermotor di Sukabumi semakin meresahkan karena dalam setiap aksinya baik konvoi, kopdar hingga melakukan penyerangan mereka selalu membawa berbagai jenis senjata tajam.
"Kami telah menginstruksikan ke seluruh personel Polri baik yang bertugas di lingkungan polres maupun polsek untuk memburu keberadaan para anggota geng motor yang aksinya membuat resah," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin di Sukabumi, Kamis.
Menurut Zainal, pihaknya saat ini utamanya memburu anggota geng motor yang terlibat dalam berbagai aksi kejahatan mulai dari penyerangan, perusakan hingga penganiayaan terhadap warga yang beberapa korbannya mengalami luka bacokan senjata tajam.
Selain itu, untuk mempersempit ruang gerak para berandalan bermotor agar tidak kembali membuat onar di masyarakat, pihaknya pun sudah mengerahkan personelnya untuk meningkatkan patroli keliling ke berbagai lokasi yang biasa digunakan anggota geng motor untuk berkumpul dan tempat lainnya yang dicurigai.
Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para preman jalanan tersebut dan merupakan upaya pengamanan untuk warga yang tinggal di wilayah hukum Polresta Sukabumi.
"Tidak ada toleransi bagi berandalan bermotor yang melakukan aksi kriminalitas, kami pastikan pelakunya akan ditindak tegas dan dijerat dengan hukuman sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku untuk memberikan efek jera," tambahnya.
Zainal mengatakan dari hasil pemetaan daerah rawan aksi kejahatan berandalan bermotor ada beberapa lokasi yang kerap dilalui dan berkumpul anggota geng tersebut, salah satunya adalah Jalur Lingkar Selatan Sukabumi.
Di daerah rawan itu, pihaknya menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan penyisiran setiap hari dan jika ada laporan dari masyarakat terkait keberadaan maupun aksi berandalan bermotor agar dengan cepat ditindak lanjuti.
Di sisi lain, ia mengimbau warga untuk ikut berperan dalam upaya mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan jalanan yang dilakukan gerombolan bermotor dengan cara melaporkan kepada petugas keamanan terdekat.
Sementara, informasi yang didapat dari warga maupun dari media sosial aksi berandalan bermotor di Sukabumi semakin meresahkan karena dalam setiap aksinya baik konvoi, kopdar hingga melakukan penyerangan mereka selalu membawa berbagai jenis senjata tajam.
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panglima: Kasus di Deli Serdang Sumut diawali prajurit tegur geng motor
11 November 2024 14:19 WIB, 2024
Tawuran makan korban jiwa, 20 remaja geng motor ditetapkan jadi tersangka
22 October 2024 6:16 WIB, 2024
Aksi begal modus tawuran di Palembang terbongkar, polisi sebut terorganisir
14 March 2023 16:49 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kualitas Udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat, nilai ISPU tembus 101
23 August 2026 15:34 WIB
Mensesneg bantah kabar Haji Isam ditunjuk jadi koordinator karhutla Kalimantan
23 August 2026 15:31 WIB
Manggala Agni padamkan ratusan hektare karhutla di Indragiri Hulu dan Pelalawan
23 August 2026 15:25 WIB
Mobil tangki BPBD Belitung kecelakaan saat menuju lokasi karhutla, tiga petugas luka
23 August 2026 15:19 WIB