Anggota TNI yang tewas tertembak di Pidie dimakamkan secara militer di halaman rumah duka
Jumat, 29 Oktober 2021 19:58 WIB
Prosesi upacara pemakaman anggota TNI Kapten Inf Abdul Majid yang tertembak dalam tugas, di Banda Aceh, Jumat (29/10/2021) (ANTARA/Rahmat Fajri)
Banda Aceh (ANTARA) - Anggota TNI Kapten Inf Abdul Majid (53) yang tewas tertembak di Pidie dimakamkan di halaman depan rumah duka, di kawasan Beurawe Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh, secara militer.
Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, korban yang merupakan anggota TNI/Dantim BAIS Pidie berpangkat kapten tertembak pada Kamis (28/10) sekitar pukul 17.15 WIB.
"Kami menerima informasi setelah ada rekannya yang memastikan bahwa almarhum meninggal," kata keluarga almarhum Khairul Muslim usai pemakaman, di Banda Aceh, Jumat.
Sementara itu, prosesi pemakaman terhadap almarhum dilaksanakan dengan upacara militer dan disaksikan oleh warga setempat.
Menurut Khairul, almarhum terakhir kali berada di rumah bersama pada Minggu, 24 Oktober 2021, dan kemudian kembali bertugas di Pidie. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak laki-laki.
"Beliau bisa berbaur, periang sifatnya, seperti warga biasa, berbaur dengan masyarakat," ujarnya.
Khairul menyampaikan, untuk proses hukum dalam kasus ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada negara, dan diharapkan dapat diproses seadil mungkin.
"Prosesnya kita serahkan kepada negara. Kami juga ikhlas karena memang beliau sudah tugas," kata Khairul.
Sejauh ini belum ada keterangan lebih jauh mengenai kronologis kasus penembakan tersebut, dan masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, korban yang merupakan anggota TNI/Dantim BAIS Pidie berpangkat kapten tertembak pada Kamis (28/10) sekitar pukul 17.15 WIB.
"Kami menerima informasi setelah ada rekannya yang memastikan bahwa almarhum meninggal," kata keluarga almarhum Khairul Muslim usai pemakaman, di Banda Aceh, Jumat.
Sementara itu, prosesi pemakaman terhadap almarhum dilaksanakan dengan upacara militer dan disaksikan oleh warga setempat.
Menurut Khairul, almarhum terakhir kali berada di rumah bersama pada Minggu, 24 Oktober 2021, dan kemudian kembali bertugas di Pidie. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak laki-laki.
"Beliau bisa berbaur, periang sifatnya, seperti warga biasa, berbaur dengan masyarakat," ujarnya.
Khairul menyampaikan, untuk proses hukum dalam kasus ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada negara, dan diharapkan dapat diproses seadil mungkin.
"Prosesnya kita serahkan kepada negara. Kami juga ikhlas karena memang beliau sudah tugas," kata Khairul.
Sejauh ini belum ada keterangan lebih jauh mengenai kronologis kasus penembakan tersebut, dan masih dalam proses penyelidikan.
Pewarta : Rahmat Fajri
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PEP Zona 4 perkuat sinergi dengan Pangdam II Sriwijaya demi dukung ketahanan energi nasional
22 April 2026 17:12 WIB
Tiga prajurit TNI jalani sidang eksepsi kasus pembunuhan berencana kacab bank
13 April 2026 7:12 WIB
Presiden Prabowo kecam keras tindakan keji tewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon
05 April 2026 8:51 WIB
Jenazah tiga prajurit TNI gugur tiba di Indonesia, Prabowo sampaikan belasungkawa
04 April 2026 19:57 WIB
Praka Farizal Romadhon gugur di Lebanon, jalankan tugas mulia misi perdamaian
01 April 2026 6:42 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB