Pertamina operasikan 2.848 Pertashop hingga awal Oktober
Minggu, 17 Oktober 2021 7:06 WIB
Pertamina hadirkan pertashop untuk menjangkau masyarakat di perdesaan yang jauh dari SPBU. ANTARA/Edo Purmana/21
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) mengklaim telah mengoperasikan 2.848 Pertashop yang tersebar di seluruh Indonesia hingga awal Oktober 2021.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa.
"Sampai dengan awal Oktober 2021, jumlah Pertashop yang sudah beroperasi telah mencapai 2.848 unit tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Nicke menyampaikan pertumbuhan Pertashop memiliki tiga kontribusi mulai dari menurunkan emisi, meningkatkan penggunaan produk lokal, dan memutar ekonomi di desa.
Saat ini, shifting pengguna Premium ke Pertalite diprediksi bisa menurunkan emisi karbon sebesar 5 juta ton.
Pertamina menargetkan bisa menurunkan emisi karbon sebanyak 12 juta ton pada 2022, melalui pertumbuhan penjualan produk Pertamax.
Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada Pertashop dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, membuka kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak.
Pertashop juga bekerja sama dengan perbankan dan bisa menciptakan new crowd sentra-sentra bisnis di desa, sehingga dana akan bergulir di perdesaan.
Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan Pertashop di 7.196 kecamatan di seluruh Indonesia.
Dalam mendukung pembangunan ribuan Pertashop tersebut, Pertamina telah bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa.
"Sampai dengan awal Oktober 2021, jumlah Pertashop yang sudah beroperasi telah mencapai 2.848 unit tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Nicke menyampaikan pertumbuhan Pertashop memiliki tiga kontribusi mulai dari menurunkan emisi, meningkatkan penggunaan produk lokal, dan memutar ekonomi di desa.
Saat ini, shifting pengguna Premium ke Pertalite diprediksi bisa menurunkan emisi karbon sebesar 5 juta ton.
Pertamina menargetkan bisa menurunkan emisi karbon sebanyak 12 juta ton pada 2022, melalui pertumbuhan penjualan produk Pertamax.
Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada Pertashop dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, membuka kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak.
Pertashop juga bekerja sama dengan perbankan dan bisa menciptakan new crowd sentra-sentra bisnis di desa, sehingga dana akan bergulir di perdesaan.
Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan Pertashop di 7.196 kecamatan di seluruh Indonesia.
Dalam mendukung pembangunan ribuan Pertashop tersebut, Pertamina telah bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Apresiasi pelanggan setia, beli BBM di Pertashop dapat hadiah menarik produk UKM
09 December 2022 15:58 WIB, 2022
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel hadirkan BBM Satu Harga ke daerah pelosok
03 June 2022 18:20 WIB, 2022
Pertamina MOR II Sumbagsel bangun 20 outlet pertashop di Kabupaten OKU
09 October 2021 18:53 WIB, 2021