"Black Widow" buka pintu untuk karakter baru di MCU Phase 4
Senin, 21 Juni 2021 10:42 WIB
Scarlett Johansson sebagai Natasha Romanoff/Black Widow dalam "Black Widow" (2021). (ANTARA/Disney, Marvel Studios)
Jakarta (ANTARA) - Bos Marvel Studios Kevin Feige mengatakan "Black Widow" -- sebagai film fitur pertama yang membuka fase keempat dari semesta sinematik Marvel (Marvel Cinematic Universe/MCU) -- akan membuka pintu dan peluang bagi karakter-karakter dan cerita baru di fase tersebut.
Menurut dia, kendati sosok Natasha Romanoff / Black Widow telah tiada sejak "Avengers: Endgame" (2019), banyak hal yang bisa diulik lebih dalam untuk menyusun kisah selanjutnya di fase terbaru Marvel.
"Kami sangat spesifik ke bagian tentang dia yang kita belum ketahui sebelumnya. Mulai dari masa kecilnya, sampai periode setelah 'Captain America: Civil War' (2016) dan 'Avengers: Infinity War' (2018)," kata Feige dalam jumpa pers global "Black Widow", ditulis pada Senin.
Baca juga: Justin Lin dorong sisi emosional dalam karakter di film "F9"
"Kami rasa periode itu tepat untuk menjelajahi masa lalu dan masa kini dari Natasha. Terlebih dengan banyak karakter baru, rasanya akan membuat legacy baru untuknya (Black Widow) di masa depan," ujarnya menambahkan.
Feige juga memuji kemampuan Scarlett Johansson yang telah memerankan karakter ini selama 10 tahun lebih sejak penampilan pertamanya di "Iron Man 2" (2010). "Dengan setiap penampilan Scarlett, kita banyak belajar dan mengalami hal baru dari Natasha, terlebih sekarang karakter ini punya film fitur khusus untuknya," kata dia.
Baca juga: Kemenparekraf nilai investor film Indonesia makin bervariasi
"Dan film serta cerita kali ini spesial untuk Natasha, untuk mengeksplor masa lalu, masa kini, dan masa depannya. Pun dengan para tokoh baru yang sangat spesifik untuk Natasha," imbuh Feige.
Di sisi lain, sutradara Cate Shortland sependapat dengan Feige bahwa penting untuk mendalami sosok Natasha tak hanya sebagai seorang Avenger, tapi juga sebagai seorang manusia biasa yang tidak selalu sempurna, dan memiliki trauma akan masa lalunya.
"Kami tahu bahwa penting untuk membicarakan hal ini; yaitu Natasha sebagai seorang individu -- apa yang terjadi padanya, siapa dia sebelum semua ini (S.H.I.E.L.D dan Avengers), dan menurut saya akan menyenangkan untuk menceritakan kisah ini senyata mungkin," kata Shortland.
"Bagaimana kami menaruhnya sebagai pusat dari cerita, namun tidak membiarkan trauma yang menghantuinya membuatnya runtuh, namun malah akan menjadi sebuah jawaban untuknya," pungkasnya.
Sementara itu, "Black Widow" selain menampilkan Johansson, juga akan menghadirkan Florence Pugh sebagai Yelena Belova, David Harbour sebagai Alexei Shostakov, dan Rachel Weisz (“Melina”). Film ini dijadwalkan tayang secara global pada 9 Juli.
Menurut dia, kendati sosok Natasha Romanoff / Black Widow telah tiada sejak "Avengers: Endgame" (2019), banyak hal yang bisa diulik lebih dalam untuk menyusun kisah selanjutnya di fase terbaru Marvel.
"Kami sangat spesifik ke bagian tentang dia yang kita belum ketahui sebelumnya. Mulai dari masa kecilnya, sampai periode setelah 'Captain America: Civil War' (2016) dan 'Avengers: Infinity War' (2018)," kata Feige dalam jumpa pers global "Black Widow", ditulis pada Senin.
Baca juga: Justin Lin dorong sisi emosional dalam karakter di film "F9"
"Kami rasa periode itu tepat untuk menjelajahi masa lalu dan masa kini dari Natasha. Terlebih dengan banyak karakter baru, rasanya akan membuat legacy baru untuknya (Black Widow) di masa depan," ujarnya menambahkan.
Feige juga memuji kemampuan Scarlett Johansson yang telah memerankan karakter ini selama 10 tahun lebih sejak penampilan pertamanya di "Iron Man 2" (2010). "Dengan setiap penampilan Scarlett, kita banyak belajar dan mengalami hal baru dari Natasha, terlebih sekarang karakter ini punya film fitur khusus untuknya," kata dia.
Baca juga: Kemenparekraf nilai investor film Indonesia makin bervariasi
"Dan film serta cerita kali ini spesial untuk Natasha, untuk mengeksplor masa lalu, masa kini, dan masa depannya. Pun dengan para tokoh baru yang sangat spesifik untuk Natasha," imbuh Feige.
Di sisi lain, sutradara Cate Shortland sependapat dengan Feige bahwa penting untuk mendalami sosok Natasha tak hanya sebagai seorang Avenger, tapi juga sebagai seorang manusia biasa yang tidak selalu sempurna, dan memiliki trauma akan masa lalunya.
"Kami tahu bahwa penting untuk membicarakan hal ini; yaitu Natasha sebagai seorang individu -- apa yang terjadi padanya, siapa dia sebelum semua ini (S.H.I.E.L.D dan Avengers), dan menurut saya akan menyenangkan untuk menceritakan kisah ini senyata mungkin," kata Shortland.
"Bagaimana kami menaruhnya sebagai pusat dari cerita, namun tidak membiarkan trauma yang menghantuinya membuatnya runtuh, namun malah akan menjadi sebuah jawaban untuknya," pungkasnya.
Sementara itu, "Black Widow" selain menampilkan Johansson, juga akan menghadirkan Florence Pugh sebagai Yelena Belova, David Harbour sebagai Alexei Shostakov, dan Rachel Weisz (“Melina”). Film ini dijadwalkan tayang secara global pada 9 Juli.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?" diluncurkan, angkat kisah keretakan rumah tangga
01 February 2026 9:42 WIB
Sespri presiden Agung Surahman menikah, Prabowo dan Jokowi jadi saksi nikah
18 January 2026 14:05 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB
BPBD catat 284 bencana terjadi di Sumsel sepanjang 2025, banjir jadi yang terbanyak
09 January 2026 8:33 WIB