Jabar tertarik beli jagung asal Banyuasin, didukung program Agrosolution Pusri
Rabu, 2 Juni 2021 19:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penjelasan didampingi Dirut Pusri Tri Wahyudi Saleh (kanan) setelah dilakukan MoU antara BUMD PT Agro Jabar, PT Pusri dan Pemkab Banyuasin di Palembang, Rabu (2/6). (ANTARA/Dolly Rosana/21)
Palembang (ANTARA) - Provinsi Jawa Barat tertarik membeli produksi jagung asal Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 25.000 ton per bulan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Palembang, Rabu, mengatakan, pembelian ini akan dilakukan BUMD PT Agro Jabar dengan difasilitasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja yang memiliki program Agro Solution.
“Kebutuhan jagung cukup tinggi, dan kita (Jabar) tidak mampu penuhi sendiri karena lahan sangat terbatas. Itulah saya datang ke Sumsel. Untuk tahap pertama, kami beli jagung dulu,” kata Ridwan Kamil setelah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Agro Jabar, PT Pusri dan Pemkab Banyuasin.
Ia mengatakan nantinya Kabupaten Banyuasin yang memiliki potensi luas lahan akan mengembangkan tanaman jagungnya demi memenuhi kebutuhan Jabar itu.
Dalam proses ini, akan dikawal oleh PT Pusri yang memiliki program Agro Solution sehingga capaian produksi sesuai harapan karena dilakukan pemupukan dan teknologi pertanian dengan tepat.
Selain Sumsel, Ridwan Kamil juga tak membantah bahwa daerahnya juga mendapatkan tawaran serupa dari daerah lain, seperti Papua. Namun lantaran Sumsel ‘jemput bola’ maka Jabar juga merespon positif.
"Ke depan akan dilihat lagi seperti apa, bisa jadi tidak terbatas pada jagung, ada komoditas lain," kata dia.
Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan terjalinnya hubungan antara pemproduksi dan pembeli (off-taker) ini merupakan wujud nyata dari program Agro Solution.
“Di sinilah peran kami (Pusri), yakni membantu petani untuk langsung menemukan pembelinya,” kata Pusri.
Baca juga: Pemprov Sumsel gandeng PT Pusri ajak petani gunakan pupuk nonsubsidi
Baca juga: Pusri luncurkan Agro Solution dampingi petani tingkatkan produksi
Dalam kaitan ini, tentunya Pusri akan melakukan pengawalan mulai dari proses penanaman, pasca panen, hingga pemasaran setelah disepakati bahwa Banyuasin yang menyediakan SDM (petani) dan lahan pertaniannya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan adanya kolaborasi dari berbagai pihak ini semakin melecut semangat daerahnya untuk meningkatkan sektor pertanian.
Dengan luas baku sawah 183.000 Hektare atau menjadi yang terluas di wilayah Sumatera, tentunya Banyuasin menjadi daerah dengan keunggulan sendiri sebagai lumbung pangan di Tanah Air.
Apalagi saat ini Banyuasin sudah ditetapkan pemerintah sebagai lokasi program Food Estate (lumbung pangan baru multi komoditas).
“Saya sangat sepakat, untuk tahap awal produk jagung dulu. Karena kami sudah mendapatkan arahan dari penyuluh pertanian IPB yang mengatakan untuk IP300 (tanam ketiga) sebaiknya tanaman jagung karena cuaca kurang baik untuk padi,” kata dia.
Baca juga: Petani Banyuasin didorong tingkatkan produktivitas lahan sejalan dalam Food Estate
Baca juga: Mentan janjikan produksi petani daerah jalankan program "Food Estate" bisa diekspor
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Palembang, Rabu, mengatakan, pembelian ini akan dilakukan BUMD PT Agro Jabar dengan difasilitasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja yang memiliki program Agro Solution.
“Kebutuhan jagung cukup tinggi, dan kita (Jabar) tidak mampu penuhi sendiri karena lahan sangat terbatas. Itulah saya datang ke Sumsel. Untuk tahap pertama, kami beli jagung dulu,” kata Ridwan Kamil setelah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Agro Jabar, PT Pusri dan Pemkab Banyuasin.
Ia mengatakan nantinya Kabupaten Banyuasin yang memiliki potensi luas lahan akan mengembangkan tanaman jagungnya demi memenuhi kebutuhan Jabar itu.
Dalam proses ini, akan dikawal oleh PT Pusri yang memiliki program Agro Solution sehingga capaian produksi sesuai harapan karena dilakukan pemupukan dan teknologi pertanian dengan tepat.
Selain Sumsel, Ridwan Kamil juga tak membantah bahwa daerahnya juga mendapatkan tawaran serupa dari daerah lain, seperti Papua. Namun lantaran Sumsel ‘jemput bola’ maka Jabar juga merespon positif.
"Ke depan akan dilihat lagi seperti apa, bisa jadi tidak terbatas pada jagung, ada komoditas lain," kata dia.
Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan terjalinnya hubungan antara pemproduksi dan pembeli (off-taker) ini merupakan wujud nyata dari program Agro Solution.
“Di sinilah peran kami (Pusri), yakni membantu petani untuk langsung menemukan pembelinya,” kata Pusri.
Baca juga: Pemprov Sumsel gandeng PT Pusri ajak petani gunakan pupuk nonsubsidi
Baca juga: Pusri luncurkan Agro Solution dampingi petani tingkatkan produksi
Dalam kaitan ini, tentunya Pusri akan melakukan pengawalan mulai dari proses penanaman, pasca panen, hingga pemasaran setelah disepakati bahwa Banyuasin yang menyediakan SDM (petani) dan lahan pertaniannya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan adanya kolaborasi dari berbagai pihak ini semakin melecut semangat daerahnya untuk meningkatkan sektor pertanian.
Dengan luas baku sawah 183.000 Hektare atau menjadi yang terluas di wilayah Sumatera, tentunya Banyuasin menjadi daerah dengan keunggulan sendiri sebagai lumbung pangan di Tanah Air.
Apalagi saat ini Banyuasin sudah ditetapkan pemerintah sebagai lokasi program Food Estate (lumbung pangan baru multi komoditas).
“Saya sangat sepakat, untuk tahap awal produk jagung dulu. Karena kami sudah mendapatkan arahan dari penyuluh pertanian IPB yang mengatakan untuk IP300 (tanam ketiga) sebaiknya tanaman jagung karena cuaca kurang baik untuk padi,” kata dia.
Baca juga: Petani Banyuasin didorong tingkatkan produktivitas lahan sejalan dalam Food Estate
Baca juga: Mentan janjikan produksi petani daerah jalankan program "Food Estate" bisa diekspor
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Info Mudik 2026: Sebanyak 459 ribu kendaraan tinggalkan Jabotabek H-8 Lebaran
14 March 2026 20:39 WIB
Info Mudik 2026: Sebanyak 285 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta di hari pertama
14 March 2026 9:04 WIB
Terungkap, suami di Situbondo bunuh istri dan anak sambung sebelum akhiri hidup
13 March 2026 8:44 WIB
Kementerian ESDM minta masyarakat tidak panik, pasokan energi mudik Lebaran 2026 terjamin
13 March 2026 8:34 WIB
Simak jadwal one way dan contra flow arus mudik 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek
11 March 2026 6:41 WIB
Baru dibuka, pendaftaran daring mudik gratis Polres Bogor ludes dalam 12 menit
11 March 2026 6:35 WIB
Dian Sastrowardoyo dukung program mudik gratis untuk pemilik warung, cek rutenya!
27 February 2026 6:42 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pupuk Indonesia pastikan pasokan pupuk nasional aman di tengah konflik Timur Tengah
11 March 2026 13:53 WIB