Harga getah karet tembus Rp12.100/Kg
Sabtu, 20 Maret 2021 14:21 WIB
Petani menunjukkan getah karet saat panen. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.
Baturaja (ANTARA) - Harga getah karet mingguan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan saat ini menembus angka Rp12.100 per kilogram atau naik dari sebelumnya hanya kisaran Rp9.500/Kg.
Kenaikan harga jual getah karet ini disambut bahagia oleh petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) karena dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah itu.
Menurut Sunandar, petani asal Kecamatan Peninjauan di Baturaja, Sabtu mengatakan kenaikan harga karet ini terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya harga karet sempat anjlok bertahan di angka Rp6.000/Kg yang menyulitkan petani sehingga banyak yang beralih menanam komoditas lain seperti tanaman jagung.
"Harga getah karet sempat bertahan lama di Rp6.000/Kg. Kemudian, sekitar sepekan lalu naik mencapai Rp9.500/Kg dan kini harganya naik lagi menembus Rp12.100 per kilogramnya," kata dia.
Hal senada dikatakan Rudi, petani asal Kecamatan Peninjauan secara terpisah mengaku selain karet mingguan, harga getah karet bulanan juga mengalami peningkatan dari Rp12.000/Kg naik menjadi Rp14.000/Kg dan harian di Rp8.000 per kilogram.
Selain harga naik, produksi getah karet yang dihasilkan petani saat ini juga relatif normal karena didukung faktor cuaca.
Untuk hasil panen getah karet jenis unggul dalam setiap hektarnya dapat memproduksi sekitar 40 kg hingga 50 kg.
"Hanya saja, hasil panen karet non-unggul relatif rendah yaitu dalam satu hektar lahan menghasilkan sekitar 20 kilogram getah karet," ujarnya.
Kenaikan harga jual getah karet ini disambut bahagia oleh petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) karena dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah itu.
Menurut Sunandar, petani asal Kecamatan Peninjauan di Baturaja, Sabtu mengatakan kenaikan harga karet ini terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya harga karet sempat anjlok bertahan di angka Rp6.000/Kg yang menyulitkan petani sehingga banyak yang beralih menanam komoditas lain seperti tanaman jagung.
"Harga getah karet sempat bertahan lama di Rp6.000/Kg. Kemudian, sekitar sepekan lalu naik mencapai Rp9.500/Kg dan kini harganya naik lagi menembus Rp12.100 per kilogramnya," kata dia.
Hal senada dikatakan Rudi, petani asal Kecamatan Peninjauan secara terpisah mengaku selain karet mingguan, harga getah karet bulanan juga mengalami peningkatan dari Rp12.000/Kg naik menjadi Rp14.000/Kg dan harian di Rp8.000 per kilogram.
Selain harga naik, produksi getah karet yang dihasilkan petani saat ini juga relatif normal karena didukung faktor cuaca.
Untuk hasil panen getah karet jenis unggul dalam setiap hektarnya dapat memproduksi sekitar 40 kg hingga 50 kg.
"Hanya saja, hasil panen karet non-unggul relatif rendah yaitu dalam satu hektar lahan menghasilkan sekitar 20 kilogram getah karet," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang warga OKU alami luka serius, diserang beruang saat bekerja di kebun karet
16 April 2026 18:02 WIB
Polres Muara Enim ungkap kasus pembunuhan seorang wanita di kebun karet Desa Gaung Asam
20 February 2026 20:12 WIB
Bank Sumsel Babel perkuat komitmen CSR pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025
22 December 2025 9:59 WIB
Pemkab Muba dorong pertanian lestari dan ketertelusuran karet di kancah global
27 July 2025 15:23 WIB