Pria kini punya opsi pakaian dalam nyaman dan ramah lingkungan
Sabtu, 13 Maret 2021 18:41 WIB
Instalasi "The Odyssey of Continuity" dari merek pakaian dalam pria Underwell di Suasanakopi, Jakarta, Jumat (12/3/2021). (ANTARA)
Jakarta (ANTARA) - Penampilan luar yang trendi sebaiknya dibarengi juga dengan pakaian dalam yang nyaman, enak dipandang serta layak pakai, bukan compang-camping.
"Masih banyak orang yang tidak mempedulikan pakaian dalamnya, jadi kami ingin mengubah sudut pandang itu," kata David Jefferson, Product Development dari merek pakaian dalam lokal pria Underwell, di sela pameran pop up dan instalasi visual, Jakarta, Jumat (12/3).
Underwell berkolaborasi dengan merek serat alami dan ramah lingkungan untuk tekstil, serat Tencel, dan Suasanakopi di Jakarta Selatan dalam menampilkan instalasi "The Odyssey of Continuity". Instalasi itu menampilkan visualisasi perjalanan dan filosofi produk Underwell yang sekarang menggunakan material ramah lingkungan dalam koleksi terbarunya. Instalasi tersebut juga menggambarkan proses pembuatan serat untuk tekstil alami dan berkelanjutan.
Memulai perjalanan pada 2017, Underwell fokus kepada produk pakaian dalam pria. Hingga saat ini, jenama itu sudah meluncurkan enam koleksi, yakni Pilot, Twotone, Collaboration with Brodo, Marine Life, Continuum & Simplicity.
Underwell punya misi untuk meningkatkan kesadaran publik, terutama kaum pria, tentang pentingnya memilih bahan dan jenis pakaian dalam yang sesuai dengan kebutuhan. Terutama di masa pandemi ini, meski harus tinggal di rumah, aktivitas sehari-hari terus berjalan dan kenyamanan menjadi salah satu kunci produktivitas.
Memilih produk pakaian dalam yang nyaman, tahan lama dan berkualitas tinggi dapat membantu meningkatkan keleluasaan dalam bergerak dan berkegiatan, serta mendukung produktivitas.
Underwell berharap, koleksi baru ini diharapkan bisa membuat semakin banyak kaum Adam yang memahami pentingnya memilih bahan pakaian yang berkualitas tinggi serta berkelanjutan.
"Kami sangat antusias dengan kolaborasi bersama Underwell dan kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi merek lokal untuk menerapkan konsep keberlanjutan bagi produk-produknya,” kata Mariam Tania, Marketing and Branding Manager, SEA and Oceania, Lenzing Group.
"Masih banyak orang yang tidak mempedulikan pakaian dalamnya, jadi kami ingin mengubah sudut pandang itu," kata David Jefferson, Product Development dari merek pakaian dalam lokal pria Underwell, di sela pameran pop up dan instalasi visual, Jakarta, Jumat (12/3).
Underwell berkolaborasi dengan merek serat alami dan ramah lingkungan untuk tekstil, serat Tencel, dan Suasanakopi di Jakarta Selatan dalam menampilkan instalasi "The Odyssey of Continuity". Instalasi itu menampilkan visualisasi perjalanan dan filosofi produk Underwell yang sekarang menggunakan material ramah lingkungan dalam koleksi terbarunya. Instalasi tersebut juga menggambarkan proses pembuatan serat untuk tekstil alami dan berkelanjutan.
Memulai perjalanan pada 2017, Underwell fokus kepada produk pakaian dalam pria. Hingga saat ini, jenama itu sudah meluncurkan enam koleksi, yakni Pilot, Twotone, Collaboration with Brodo, Marine Life, Continuum & Simplicity.
Underwell punya misi untuk meningkatkan kesadaran publik, terutama kaum pria, tentang pentingnya memilih bahan dan jenis pakaian dalam yang sesuai dengan kebutuhan. Terutama di masa pandemi ini, meski harus tinggal di rumah, aktivitas sehari-hari terus berjalan dan kenyamanan menjadi salah satu kunci produktivitas.
Memilih produk pakaian dalam yang nyaman, tahan lama dan berkualitas tinggi dapat membantu meningkatkan keleluasaan dalam bergerak dan berkegiatan, serta mendukung produktivitas.
Underwell berharap, koleksi baru ini diharapkan bisa membuat semakin banyak kaum Adam yang memahami pentingnya memilih bahan pakaian yang berkualitas tinggi serta berkelanjutan.
"Kami sangat antusias dengan kolaborasi bersama Underwell dan kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi merek lokal untuk menerapkan konsep keberlanjutan bagi produk-produknya,” kata Mariam Tania, Marketing and Branding Manager, SEA and Oceania, Lenzing Group.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Delapan anak tewas dalam penembakan di Louisiana, tersangka ditembak mati polisi
20 April 2026 9:52 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB