Gunungsitoli (ANTARA) - Dian Rahmawati Zega, anak perempuan berusia tujuh tahun di Kabupaten Gunungsitoli yang mengalami kelumpuhan menjadi korban meninggal akibat kebakaran sebuah rumah yang ditinggalkan orang tuanya untuk berkebun. 

Menurut Kapolres Nias AKBP.Wawan Iriawan melalui Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Yanser Hulu, di Gunungsitoli Selasa, kebakaran diduga akibat sisa bakaran kayu di dapur rumah  Yasona Zega alias Ama Syukur Zega di Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

"Rumah habis terbakar dan seorang anaknya turut menjadi korban. Mayat korban telah dibawa ke Puskesmas Gunungsitoli Utara untuk keperluan visum," katanya.

Ia menjelaskan, sebelum rumahnya terbakar, Yasona Zega Alias Ama Syukur pergi ke kebun untuk menyadap karet, tidak lama istrinya Odiria Zega alias Ina Syukur menyusul suaminya ke kebun untuk ikut menyadap karet.

"Tidak lama kemudian anak perempuan mereka Desti Tawarni Zega juga menyusul kedua orang tua mereka ke kebun dan di rumah tinggal korban Dian Rahmawati Zega dan adik angkatnya Anugrah Zega," terang Yanser Hulu.

Lalu menjelang siang, Desti Tawarni Zega kembali ke rumah, tetapi dia melihat rumah mereka terbakar dan adiknya Anugrah Zega berteriak teriak memanggil orang tua mereka sambil menangis, sehingga keduanya yang tidak bisa apa apa hanya bisa berteriak dan menangis melihat rumah mereka terbakar.

Tidak lama kemudian ibu mereka kembali dari kebun dan melihat rumah mereka sudah habis terbakar dan anaknya Dian Rahmat Wati Zega ikut gosong terbakar bersama rumah mereka.

"Dari pemilik rumah Yasona Zega alias Ama Syukur, polisi mendapat informasi jika dia sempat menyuruh anak anaknya untuk menyiram kayu bekas memasak di dapur, dan untuk sementara kebakaran diprediksi akibat kayu bekas bakaran untuk memasak di dapur," jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, Ama Syukur juga mengalami kerugian materi kurang lebih Rp50 juta.

 


Pewarta : Juraidi
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024