Pandemi COVID-19 tidak halangi sastrawan di Palembang berkarya
Kamis, 20 Agustus 2020 20:52 WIB
Para pembicara dalam webinar Artnormal yang diselenggarakan Dewan Kesenian Palembang, Kamis (20/8) (ANTARA/Aziz Munajar/20)
Palembang (ANTARA) - Pandemi COVID-19 yang merebak di Indonesia lima bulan terakhir semestinya tidak menghalangi para sastrawan dan budayawan serta seniman di Kota Palembang, Sumatera Selatan dalam berkreasi menciptakan karya-karyanya.
Jurnalis dan sastrawan senior di Kota Palembang, Maspril Aries, dalam webinar yang diselenggarakan Dewan Kesenian Palembang di Palembang, Kamis, mengatakan pandemi COVID-19 telah mendorong masyarakat masuk lebih dalam ke medium digital, sehingga para sastrawan dan seniman perlu ikut bergeser masuk sektor digital agar karya-karyanya tetap bisa diapresiasi.
"Masa pandemi ini menimbulkan tematik tersendiri di mana kejadian-kejadian pandemi terdahulu menjadi inspirasi untuk menciptakan karya sastra saat ini dan teknologi digital menawarkan semua itu," ujarnya.
Menurut dia, sastrawan, budayawan, ataupun seniman selayaknya tidak terjebak dengan pemikiran jika karya-karya akan sulit diciptakan selama masih ada pandemi COVID-19, sebab medium digital tetap dapat diandalkan untuk mencari sumber-sumber inspirasi.
Tokoh senior teater yang juga Rektor Universitas IBA Palembang, Dr. Tarech Rasyid, mengapresiasi DKP yang berani menggelar kegiatan diskusi Artnormal dengan memanfaatkan metode daring sebagai langkah mendorong para seniman dan sastrawan di Palembang maupun Sumsel tetap berkreasi di tengah pandemi.
"Saya kira pemanfaatan ruang-ruang seperti inilah yang dapat mendorong kemajuan dunia sastra di Sumsel," tambahnya.
Ia juga mendorong DKP agar para pegiat sastra, musik, tari, dan teater diberikan ruang pertunjukan yang lebih spesifik dengan memanfaatkan teknologi digital.
Di tempat yang sama, akademisi Universitas PGRI Palembang untuk bidang bahasa, Dr. Darwin Efendi, mengatakan situasi pandemi COVID-19 justru memberi waktu lebih banyak kepada seniman sastra untuk mengembangkan ide-ide kreatif.
"Salah satunya dengan mengikuti berbagai diskusi-diskusi virtual seperti ini untuk memperkaya inspirasi," kata dia.
Ia juga berharap, para seniman, budayawan, dan sastrawan di Kota Palembang dapat menghasilkan karya-karya baru selama pandemi dan sesudah situasi COVID-19 mereda.
Jurnalis dan sastrawan senior di Kota Palembang, Maspril Aries, dalam webinar yang diselenggarakan Dewan Kesenian Palembang di Palembang, Kamis, mengatakan pandemi COVID-19 telah mendorong masyarakat masuk lebih dalam ke medium digital, sehingga para sastrawan dan seniman perlu ikut bergeser masuk sektor digital agar karya-karyanya tetap bisa diapresiasi.
"Masa pandemi ini menimbulkan tematik tersendiri di mana kejadian-kejadian pandemi terdahulu menjadi inspirasi untuk menciptakan karya sastra saat ini dan teknologi digital menawarkan semua itu," ujarnya.
Menurut dia, sastrawan, budayawan, ataupun seniman selayaknya tidak terjebak dengan pemikiran jika karya-karya akan sulit diciptakan selama masih ada pandemi COVID-19, sebab medium digital tetap dapat diandalkan untuk mencari sumber-sumber inspirasi.
Tokoh senior teater yang juga Rektor Universitas IBA Palembang, Dr. Tarech Rasyid, mengapresiasi DKP yang berani menggelar kegiatan diskusi Artnormal dengan memanfaatkan metode daring sebagai langkah mendorong para seniman dan sastrawan di Palembang maupun Sumsel tetap berkreasi di tengah pandemi.
"Saya kira pemanfaatan ruang-ruang seperti inilah yang dapat mendorong kemajuan dunia sastra di Sumsel," tambahnya.
Ia juga mendorong DKP agar para pegiat sastra, musik, tari, dan teater diberikan ruang pertunjukan yang lebih spesifik dengan memanfaatkan teknologi digital.
Di tempat yang sama, akademisi Universitas PGRI Palembang untuk bidang bahasa, Dr. Darwin Efendi, mengatakan situasi pandemi COVID-19 justru memberi waktu lebih banyak kepada seniman sastra untuk mengembangkan ide-ide kreatif.
"Salah satunya dengan mengikuti berbagai diskusi-diskusi virtual seperti ini untuk memperkaya inspirasi," kata dia.
Ia juga berharap, para seniman, budayawan, dan sastrawan di Kota Palembang dapat menghasilkan karya-karya baru selama pandemi dan sesudah situasi COVID-19 mereda.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Trump 'murka' Macron enggan masuk Dewan Gaza, ancam tarif 200 persen
20 January 2026 15:13 WIB
Dewan Kopi Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berikan penghargaan kepada Bupati Empat Lawang
29 October 2025 21:15 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB
Danau Ranau di OKU Selatan ramai dikunjungi wisatawan pada libur tahun baru
05 January 2026 14:42 WIB
Pemkot Palembang kembangkan kampung kreatif tingkatkan kunjungan wisatawan
27 December 2025 9:54 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB