De Bruyne: kekalahan lawan Lyon cerminan performa City semusim
Minggu, 16 Agustus 2020 13:21 WIB
Ekspresi kecewa gelandang serang Manchester City Kevin de Bruyne setelah timnya kemasukan gol ketiga dalam laga perempat final Liga Champions melawan Olympique Lyon di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Miguel A. Lopes)
Jakarta (ANTARA) - Gelandang kreatif Manchester City Kevin de Bruyne menyebut kekalahan 1-3 lawan Olympique Lyon di babak perempat final Liga Champions menjadi cerminan performa timnya semusim ini.
Jauh lebih diunggulkan di atas kertas, City memperlihatkan lini belakang yang rapuh dan satu gol De Bruyne tak cukup mengimbangi gol Maxwell Cornet serta dwigol Moussa Dembele di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
Baca juga: Lyon capai semifinal bukan keberuntungan, kata Cornet
"Ini sebuah tim yang hebat, tetapi kami terlalu banyak melakukan kesalahan. Itu yang kami lakukan sepanjang musim ini," kata De Bruyne dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
De Bruyne mengakui penampilan City tak bagus di babak pertama sebab ia dan rekan-rekannya telat panas memasuki pertandingan, terlebih skema tiga bek Pep Guardiola yang menempatkan pemain gaek Fernandinho di lini belakang cukup menjadi bumerang berujung gol pertama Lyon.
Ketika di babak kedua City tampak menemukan karakter permainan menyerang khas mereka dan berkali-kali peluang yang tercipta terbuang percuma, termasuk Raheem Sterling yang melepaskan tembakan melambung di muka gawang yang menganga.
Baca juga: Pep Guardiola bersumpah suatu saat bawa Citizens ke semifinal Champions
"Kami paham babak pertama tidak terlalu bagus, kami memulai dengan lambat dan tak banyak opsi serangan," ujar De Bruyne.
"Saya pikir di babak kedua kami main sangat baik, menekan mereka dan lebih menyerang seperti biasanya. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol sebetulnya. Tapi itu tidak cukup bagus dan kami harus belajar lagi," katanya melengkapi.
City pulang lebih awal dan kembali harus merintis ambisi mereka jadi juara Eropa, sementara Lyon melangkah ke semifinal menantang Bayern Muenchen yang kini praktis jadi kandidat terkuat.
Baca juga: Empat catatan setelah Manchester City dikejutkan Lyon
Jauh lebih diunggulkan di atas kertas, City memperlihatkan lini belakang yang rapuh dan satu gol De Bruyne tak cukup mengimbangi gol Maxwell Cornet serta dwigol Moussa Dembele di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
Baca juga: Lyon capai semifinal bukan keberuntungan, kata Cornet
"Ini sebuah tim yang hebat, tetapi kami terlalu banyak melakukan kesalahan. Itu yang kami lakukan sepanjang musim ini," kata De Bruyne dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
De Bruyne mengakui penampilan City tak bagus di babak pertama sebab ia dan rekan-rekannya telat panas memasuki pertandingan, terlebih skema tiga bek Pep Guardiola yang menempatkan pemain gaek Fernandinho di lini belakang cukup menjadi bumerang berujung gol pertama Lyon.
Ketika di babak kedua City tampak menemukan karakter permainan menyerang khas mereka dan berkali-kali peluang yang tercipta terbuang percuma, termasuk Raheem Sterling yang melepaskan tembakan melambung di muka gawang yang menganga.
Baca juga: Pep Guardiola bersumpah suatu saat bawa Citizens ke semifinal Champions
"Kami paham babak pertama tidak terlalu bagus, kami memulai dengan lambat dan tak banyak opsi serangan," ujar De Bruyne.
"Saya pikir di babak kedua kami main sangat baik, menekan mereka dan lebih menyerang seperti biasanya. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol sebetulnya. Tapi itu tidak cukup bagus dan kami harus belajar lagi," katanya melengkapi.
City pulang lebih awal dan kembali harus merintis ambisi mereka jadi juara Eropa, sementara Lyon melangkah ke semifinal menantang Bayern Muenchen yang kini praktis jadi kandidat terkuat.
Baca juga: Empat catatan setelah Manchester City dikejutkan Lyon
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih baru MU Michael Carrick ingatkan muncul standar baru setelah menang lawan Manchester City
19 January 2026 7:45 WIB
Pelatih MU Michael Carrick enggan tenggelam dalam euforia setelah kalahkan Manchester City
18 January 2026 9:13 WIB
Pelatih Aston Villa ingatkan pemain tetap waspada meski banyak pemain Everton absen
17 January 2026 16:40 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Semen Padang ditahan imbang Malut United 2-2, selamat dari kekalahan berkat gol menit akhir
21 February 2026 5:46 WIB
Arsenal ditahan imbang Wolves, Mikel Arteta: Kami masih di posisi yang diinginkan
21 February 2026 5:42 WIB