Harimau dekati pemukiman penduduk dan mangsa sapi warga
Kamis, 6 Agustus 2020 20:58 WIB
Dokumentasi - Ida, seekor harimau betina, berlari keluar dari kerangkeng besi saat proses pelepasliaran di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang berdampingan dengan Kawasan Ekosistem Leuser, Provinsi Aceh. ANTARA/Syifa Yulinnas/pras
Banda Aceh (ANTARA) - Tiga ekor harimau Sumatera dalam beberapa hari terakhir dilaporkan mendekati pemukiman warga di Kampung atau Desa Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, bahkan telah memangsa ternak sapi warga setempat.
Warga Kampung Kuyun Uken, Ramli, di Aceh Tengah, Kamis, mengatakan bahwa satwa liar tersebut telah memangsa seekor sapi milik warga setempat sehingga membuat warga resah.
"Kami melihat tiga ekor harimau berkeliaran di kebun warga, sekitar 700 meter dari perkampungan," katanya.
Dia menjelaskan, harimau Sumatera yang berkeliaran tersebut yakni dua ekor harimau dewasa dan satu ekor anak harimau. Satwa liar yang terancam punah tersebut mendekati pemukiman penduduk secara berkelompok.
Akibat kejadian itu, lanjut dia, warga setempat yang berprofesi sebagai petani rasa takut untuk pergi berkebun karena sudah banyak kasus, harimau juga menyerang manusia.
Warga berharap Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan pihak terkait segera mengambil tindakan agar harimau itu kembali ke habitat aslinya di hutan.
"Kami sekarang sangat resah dan sangat berharap agar pihak terkait bisa memberikan solusi," ujarnya.
Warga Kampung Kuyun Uken, Ramli, di Aceh Tengah, Kamis, mengatakan bahwa satwa liar tersebut telah memangsa seekor sapi milik warga setempat sehingga membuat warga resah.
"Kami melihat tiga ekor harimau berkeliaran di kebun warga, sekitar 700 meter dari perkampungan," katanya.
Dia menjelaskan, harimau Sumatera yang berkeliaran tersebut yakni dua ekor harimau dewasa dan satu ekor anak harimau. Satwa liar yang terancam punah tersebut mendekati pemukiman penduduk secara berkelompok.
Akibat kejadian itu, lanjut dia, warga setempat yang berprofesi sebagai petani rasa takut untuk pergi berkebun karena sudah banyak kasus, harimau juga menyerang manusia.
Warga berharap Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan pihak terkait segera mengambil tindakan agar harimau itu kembali ke habitat aslinya di hutan.
"Kami sekarang sangat resah dan sangat berharap agar pihak terkait bisa memberikan solusi," ujarnya.
Pewarta : Khalis Surry
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kurir 3,8 kg sabu diringkus di Bandara Kualanamu, ternyata jaringan Aceh-Sulawesi
23 February 2024 19:53 WIB, 2024
Polwan Aceh Briptu Yuni Lestari bertolak ke Afrika Tengah sebagai pasukan perdamaian
04 July 2020 12:54 WIB, 2020
Empat kampung di Aceh Tengah dilanda Banjir bandang, 11 rumah terendam material longsor
13 May 2020 20:38 WIB, 2020