Membongkar komponen ponsel Poco F2 Pro
Rabu, 29 Juli 2020 23:15 WIB
Tim Xiaomi Indonesia melakukan sesi teardown Poco F2 Pro yang digelar secara virtual melalui konferensi video, Rabu (29/7/2020). (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Xiaomi belum lama ini meluncurkan ponsel terbaru dari sub-merek Poco, F2 Pro, setelah absen selama dua tahun di Indonesia.
Melalui sesi bedah gawai, teardown, yang digelar secara virtual melalui konferensi video, Rabu, tim Xiaomi Indonesia membongkar unit Poco F2 Pro untuk memperlihatkan apa isi dari ponsel tersebut.
Sesi teardown dimulai dengan melepas port kartu SIM, menarik cover belakang belakang Poco F2 Pro menggunakan suction cup.
"Ada langkah pertama sebelumnya, memanaskan pinggiran dengan menggunakan heater dan timing yang pas agar memudahkan lem terlepas," ujar Product PR Manager Xiaomi Indonesia, Andi Renreng.
Sebanyak 12 baut dilepas untuk bisa membuka pelindung belakang agar bisa mengakses ke mainboard.
Setelah melepas kabel flexy yang menghubungkan mainboard dengan sub board, terdapat empat sensor kamera yakni kamera utama 64MP menggunakan sensor dari Sony IMX 686, sensor kamera ultra-wide 13MP, sensor makro 5MP dan sensor depth 2MP.
Di mainboard tersebut juga tersemat sensor 360 derajat ambient light untuk mendapatkan pencahayaan ideal dengan didampingi 3 sensor ambient light di posisi lainnya.
"360 ambient light sensor fungsinya untuk lebih peka membaca objek pada saat menggunakan auto brightness," Andi menjelaskan.
Bagian berikutnya adalah motor yang mendorong kamera depan untuk menyembul dari badan ponsel atau teknologi "pop up camera."
Ulir pada motor pendorong kamera depan untuk menyembul dari badan ponsel atau teknologi "pop up camera." (ANTARA/Arindra Meodia)
Teknologi kamera depan ini, menurut Andi, telah diuji hingga 300.000 kali untuk memastikan keandalan saat dipakai.
Di dalamnya terdapat sensor kamera 20MP yang memungkinkan pengambilan video gerak lambat hingga 120 fps untuk menghasilkan slo-mo-fie.
Selanjutnya sub board yang terletak di bagian bawah ponsel berisi sensor sekaligus modul Wi-Fi setelah melepas speaker.
Di sana terdapat komponen Z axis linear motor yang berfungsi untuk memberikan umpan balik dari sentuhan pengguna.
Poco F2 Pro dibekali baterai 4.700mAh yang mendukung pengisian fast charging 30W.
Ponsel ini juga mendukung teknologi pendinginan Liquid Cooling 2.0 berupa vapor chamber yang mencakup 28 persen dari bodi ponsel yang terletak di belakang layar.
Poco F2 Pro ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 865 yang didukung CPU Kryo 585 octa-core dan GPU Adreno 650. Prosesor tersebut dilengkapi dengan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1.
Melalui sesi bedah gawai, teardown, yang digelar secara virtual melalui konferensi video, Rabu, tim Xiaomi Indonesia membongkar unit Poco F2 Pro untuk memperlihatkan apa isi dari ponsel tersebut.
Sesi teardown dimulai dengan melepas port kartu SIM, menarik cover belakang belakang Poco F2 Pro menggunakan suction cup.
"Ada langkah pertama sebelumnya, memanaskan pinggiran dengan menggunakan heater dan timing yang pas agar memudahkan lem terlepas," ujar Product PR Manager Xiaomi Indonesia, Andi Renreng.
Sebanyak 12 baut dilepas untuk bisa membuka pelindung belakang agar bisa mengakses ke mainboard.
Setelah melepas kabel flexy yang menghubungkan mainboard dengan sub board, terdapat empat sensor kamera yakni kamera utama 64MP menggunakan sensor dari Sony IMX 686, sensor kamera ultra-wide 13MP, sensor makro 5MP dan sensor depth 2MP.
Di mainboard tersebut juga tersemat sensor 360 derajat ambient light untuk mendapatkan pencahayaan ideal dengan didampingi 3 sensor ambient light di posisi lainnya.
"360 ambient light sensor fungsinya untuk lebih peka membaca objek pada saat menggunakan auto brightness," Andi menjelaskan.
Bagian berikutnya adalah motor yang mendorong kamera depan untuk menyembul dari badan ponsel atau teknologi "pop up camera."
Ulir pada motor pendorong kamera depan untuk menyembul dari badan ponsel atau teknologi "pop up camera." (ANTARA/Arindra Meodia)
Teknologi kamera depan ini, menurut Andi, telah diuji hingga 300.000 kali untuk memastikan keandalan saat dipakai.
Di dalamnya terdapat sensor kamera 20MP yang memungkinkan pengambilan video gerak lambat hingga 120 fps untuk menghasilkan slo-mo-fie.
Selanjutnya sub board yang terletak di bagian bawah ponsel berisi sensor sekaligus modul Wi-Fi setelah melepas speaker.
Di sana terdapat komponen Z axis linear motor yang berfungsi untuk memberikan umpan balik dari sentuhan pengguna.
Poco F2 Pro dibekali baterai 4.700mAh yang mendukung pengisian fast charging 30W.
Ponsel ini juga mendukung teknologi pendinginan Liquid Cooling 2.0 berupa vapor chamber yang mencakup 28 persen dari bodi ponsel yang terletak di belakang layar.
Poco F2 Pro ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 865 yang didukung CPU Kryo 585 octa-core dan GPU Adreno 650. Prosesor tersebut dilengkapi dengan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Menpora Imam dan Gatot persoalkan anggaran poco-poco yang pecahkan rekor dunia
05 March 2020 10:10 WIB, 2020
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB