Ikuti lima tips penting hadapi era normal baru ini
Minggu, 31 Mei 2020 8:52 WIB
Petugas kasir melayani konsumen dari balik sekat plastik di AEON Mall, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Jakarta (ANTARA) - Bulan Juni merupakan awal diberlakukannya era normal baru, meski beberapa pusat perbelanjaan sudah kembali dibuka, tetap ada peraturan atau protokol kesehatan dan keamanan yang harus dipatuhi.
Psikolog Intan Erlita, M.Psi mengatakan ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi era normal baru.
Pertama, Anda harus berdamai dengan kondisi yang terjadi saat ini.
Ketakutan yang berlebihan mulai dihilangkan. Adanya masa normal baru diharapkan masyarakat bisa bangkit dan beradaptasi dengan cara-cara serta aturan baru.
"Kedua, kita harus tahu aturan-aturannya dari pemerintah. Misalnya boleh keluar rumah tapi harus pakai masker, hand sanitizer, jaga jarak dan jangan ngeyel karena kita harus bertarung sama yang tak kasat mata," ujar Intan kepada Antara, Sabtu (30/5).
Baca juga: Apindo minta pengusaha dilibatkan susun protokol "new normal"
Tetap terhubung dengan orang-orang terdekat menurut Intan sangat penting. Namun pada masa normal baru ini, pertemuan tetap dilakukan secara daring bukan bertemu di restoran sebuah mal.
"Ketiga, kita harus tetap melakukan komunikasi dengan keluarga, dengan teman supaya menghilangkan kebosanan, kejenuhan. Kita kan diperbolehkan keluar untuk bekerja, kalau kongkow belum boleh, tapi kan manusia itu makhluk sosial jadi tetap berkomunikasi dengan teman tapi dengan online," jelas Intan.
Baca juga: LSI temukan lima alasan pada 5 Juni warga bisa kerja kembali
Untuk hidup berdampingan dengan virus COVID-19 diperlukan stamina dan imun yang baik. Oleh karenanya, olahraga penting dilakukan untuk menjaga badan tetap sehat.
"Dengan kita olahraga walaupun sedikit cuma jalan, lari, ternyata mempengaruhi psikisnya tinggi. Lebih fresh, mengambil keputusannya juga enggak pakai emosi, itu hal yang kayaknya, 'masa iya?' Tapi coba deh lakuin, enggak usah tiap hari tapi seminggu dua kali, kita nanti bisa ngerasain impact-nya buat badan kita," kata mantan presenter olahraga ini.
Poin terakhir dalam menghadapi era normal adalah jangan terlena dengan dibukanya tempat umum seperti mal.
Masyarakat diharapkan tidak berbondong-bondong berkunjung ke mal untuk melepas rindu pada kehidupan normal.
"Terakhir adalah bahwa masa the new normal ini kita masih hidup berdampingan dengan si virus COVID-19, jadi jangan melanggar peraturan. Karena takutnya langsung pada euforia. Saya juga menerangkan ke anak-anak bahwa ini belum lampu hijau, masih kuning," ujar Intan.
Baca juga: Lima fase normal baru bidang perdagangan terapkan protokol kesehatan
Baca juga: Polda Sumsel-Kodam Sriwijaya gelar apel terpadu pendisiplinan masyarakat
Psikolog Intan Erlita, M.Psi mengatakan ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi era normal baru.
Pertama, Anda harus berdamai dengan kondisi yang terjadi saat ini.
Ketakutan yang berlebihan mulai dihilangkan. Adanya masa normal baru diharapkan masyarakat bisa bangkit dan beradaptasi dengan cara-cara serta aturan baru.
"Kedua, kita harus tahu aturan-aturannya dari pemerintah. Misalnya boleh keluar rumah tapi harus pakai masker, hand sanitizer, jaga jarak dan jangan ngeyel karena kita harus bertarung sama yang tak kasat mata," ujar Intan kepada Antara, Sabtu (30/5).
Baca juga: Apindo minta pengusaha dilibatkan susun protokol "new normal"
Tetap terhubung dengan orang-orang terdekat menurut Intan sangat penting. Namun pada masa normal baru ini, pertemuan tetap dilakukan secara daring bukan bertemu di restoran sebuah mal.
"Ketiga, kita harus tetap melakukan komunikasi dengan keluarga, dengan teman supaya menghilangkan kebosanan, kejenuhan. Kita kan diperbolehkan keluar untuk bekerja, kalau kongkow belum boleh, tapi kan manusia itu makhluk sosial jadi tetap berkomunikasi dengan teman tapi dengan online," jelas Intan.
Baca juga: LSI temukan lima alasan pada 5 Juni warga bisa kerja kembali
Untuk hidup berdampingan dengan virus COVID-19 diperlukan stamina dan imun yang baik. Oleh karenanya, olahraga penting dilakukan untuk menjaga badan tetap sehat.
"Dengan kita olahraga walaupun sedikit cuma jalan, lari, ternyata mempengaruhi psikisnya tinggi. Lebih fresh, mengambil keputusannya juga enggak pakai emosi, itu hal yang kayaknya, 'masa iya?' Tapi coba deh lakuin, enggak usah tiap hari tapi seminggu dua kali, kita nanti bisa ngerasain impact-nya buat badan kita," kata mantan presenter olahraga ini.
Poin terakhir dalam menghadapi era normal adalah jangan terlena dengan dibukanya tempat umum seperti mal.
Masyarakat diharapkan tidak berbondong-bondong berkunjung ke mal untuk melepas rindu pada kehidupan normal.
"Terakhir adalah bahwa masa the new normal ini kita masih hidup berdampingan dengan si virus COVID-19, jadi jangan melanggar peraturan. Karena takutnya langsung pada euforia. Saya juga menerangkan ke anak-anak bahwa ini belum lampu hijau, masih kuning," ujar Intan.
Baca juga: Lima fase normal baru bidang perdagangan terapkan protokol kesehatan
Baca juga: Polda Sumsel-Kodam Sriwijaya gelar apel terpadu pendisiplinan masyarakat
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kilang Pertamina Plaju beroperasional normal pada malam Tahun Baru 2025
02 January 2025 20:04 WIB, 2025
Arus kendaraan di jalan lintas tengah Sumatera Kabupaten OKU normal
26 December 2022 17:27 WIB, 2022
Ekosistem digital "GoTo" dukung adaptasi normal baru dalam aplikasi PeduliLindungi.
10 October 2021 23:08 WIB, 2021
Airlangga: pemerintah siapkan new normal dengan syarat herd immunity
07 October 2021 12:51 WIB, 2021
Ini penyebab Bandara Soekarno-Hatta catat frekuensi penerbangan tertinggi selama pandemi COVID-19
21 August 2020 20:29 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB
Lima penerbangan Palembang-Jakarta dibatalkan, dampak erupsi Anak Krakatau
06 September 2026 9:35 WIB