OC Formula E klaim pengelupasan uji coba aspal di monas berhasil
Rabu, 26 Februari 2020 13:42 WIB
Aspal yang diuJicobakan untuk perhelatan Formula E di kawasan Tenggara Monas, Sabtu (22/2/2020). (ANTARA/ HO- OC Formula E)
Jakarta (ANTARA) - Organizing Committee (OC) Formula E mengklaim pengelupasan uji coba aspal di Monumen Nasional (Monas) berhasil setelah empat hari berada di kawasan tenggara ikon Jakarta itu.
"Secara umum, hasil uji coba pengaspalan memuaskan. Adapun keputusan akhir apakah 'geotextile' (lembaran tipis) atau 'sandsheet' (hamparan pasir) yang dipilih untuk pengaspalan laga Formula E, belum dapat dipastikan hari ini. Kami perlu waktu untuk rapat berikutnya," kata Deputi Bidang Teknis OC Formula E Jakarta Wisnu Wardhana dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA, Rabu.
Ada tiga tahap yang dilakukan oleh OC Formula E untuk memastikan uji coba pengelupasan aspal di Monas berhasil.
Pertama, dalam fase persiapan pengelupasan diadakan uji geser menggunakan truk yang beroperasi di atas aspal dengan berat yang terukur usai itu dilakukan pengereman di atas aspal.
Baca juga: Ini daftar tim dan pebalap Formula E yang akan berlaga di Jakarta
Tujuannya untuk melihat kekuatan aspal yang sudah melekat di batu besar (cobblestone) itu terhadap gesekan.
Kedua, tahap mengelupas atau membongkar aspal dengan alat bernama cold milling machine.
Fase itu bertujuan untuk mengecek kemudahan aspal dikelupas dan efeknya terhadap batu besar (cobblestone) Monas.
Pada tahap terakhir adalah membersihkan aspal di atas hamparan cobblestone yang sebelumnya terlapisi aspal.
Hasilnya, cobblestone bisa kembali seperti sedia kala.
Baca juga: IMI sebut finalisasi rute Formula E di Monas dilakukan H-10 balapan
Untuk diketahui, pelapisan cobblestone dengan aspal dilakukan dengan dua material pelapis berbeda.
Material pertama adalah hamparan pasir (sandsheet) (10m x 4m) dan material kedua geotekstil (5m x 4m).
Di atas kedua lapisan itu dihampar aspal kasar (binder) tanpa melapisinya dengan aspal halus.
Nantinya aspal halus baru digunakan pada pengaspalan untuk kebutuhan sirkuit pada waktunya.
Baca juga: Lukisan Monas dari cangkang telur ayam untuk kontroversi revitalisasi
Dalam proses pengelupasan aspal yang diujicobakan, Jakarta Propertindo menggandeng ahli dari LAPI ITB Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia - Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB).
Formula E di Jakarta akan diselenggarakan pada 6 Juni 2020 di kawasan Monas dengan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun dari Pemprov DKI Jakarta.
"Secara umum, hasil uji coba pengaspalan memuaskan. Adapun keputusan akhir apakah 'geotextile' (lembaran tipis) atau 'sandsheet' (hamparan pasir) yang dipilih untuk pengaspalan laga Formula E, belum dapat dipastikan hari ini. Kami perlu waktu untuk rapat berikutnya," kata Deputi Bidang Teknis OC Formula E Jakarta Wisnu Wardhana dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA, Rabu.
Ada tiga tahap yang dilakukan oleh OC Formula E untuk memastikan uji coba pengelupasan aspal di Monas berhasil.
Pertama, dalam fase persiapan pengelupasan diadakan uji geser menggunakan truk yang beroperasi di atas aspal dengan berat yang terukur usai itu dilakukan pengereman di atas aspal.
Baca juga: Ini daftar tim dan pebalap Formula E yang akan berlaga di Jakarta
Tujuannya untuk melihat kekuatan aspal yang sudah melekat di batu besar (cobblestone) itu terhadap gesekan.
Kedua, tahap mengelupas atau membongkar aspal dengan alat bernama cold milling machine.
Fase itu bertujuan untuk mengecek kemudahan aspal dikelupas dan efeknya terhadap batu besar (cobblestone) Monas.
Pada tahap terakhir adalah membersihkan aspal di atas hamparan cobblestone yang sebelumnya terlapisi aspal.
Hasilnya, cobblestone bisa kembali seperti sedia kala.
Baca juga: IMI sebut finalisasi rute Formula E di Monas dilakukan H-10 balapan
Untuk diketahui, pelapisan cobblestone dengan aspal dilakukan dengan dua material pelapis berbeda.
Material pertama adalah hamparan pasir (sandsheet) (10m x 4m) dan material kedua geotekstil (5m x 4m).
Di atas kedua lapisan itu dihampar aspal kasar (binder) tanpa melapisinya dengan aspal halus.
Nantinya aspal halus baru digunakan pada pengaspalan untuk kebutuhan sirkuit pada waktunya.
Baca juga: Lukisan Monas dari cangkang telur ayam untuk kontroversi revitalisasi
Dalam proses pengelupasan aspal yang diujicobakan, Jakarta Propertindo menggandeng ahli dari LAPI ITB Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia - Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB).
Formula E di Jakarta akan diselenggarakan pada 6 Juni 2020 di kawasan Monas dengan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun dari Pemprov DKI Jakarta.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo terima bintang tetinggi "Nishan-e-Pakistan" dari Republik Islam Pakistan
10 December 2025 8:32 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB