Bursa Inggris naik, ditopang lonjakan saham Smurfit Kappa Group
Kamis, 6 Februari 2020 4:25 WIB
Para pekerja berdiskusi di antara papan informasi pergerakan saham di Bursa Efek London, Inggris (REUTERS/Paul Hackett) (Reuters)
London (ANTARA) - Saham-saham Inggris ditutup lebih kuat pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London naik 0,57 persen atau 42,66 poin menjadi 7.482,48 poin.
Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan pengemasan bergelombang terkemuka, melonjak 6,70 persen menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Disusul oleh saham perusahaan pengemasan internasional DS Smith yang melompat 6,13 persen, serta kelompok bisnis pengemasan dan kertas internasional Mondi meningkat dan 5,10 persen.
Di sisi lain, Imperial Brands, perusahaan tembakau multinasional Inggris, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terpuruk 6,74 persen.
Diikuti oleh saham sebuah perusahaan farmasi Inggris GlaxoSmithKline yang jatuh 4,15 persen, serta perusahaan penyedia layanan kesehatan NMC Health turun 3,15 persen.
Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan pengemasan bergelombang terkemuka, melonjak 6,70 persen menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Disusul oleh saham perusahaan pengemasan internasional DS Smith yang melompat 6,13 persen, serta kelompok bisnis pengemasan dan kertas internasional Mondi meningkat dan 5,10 persen.
Di sisi lain, Imperial Brands, perusahaan tembakau multinasional Inggris, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terpuruk 6,74 persen.
Diikuti oleh saham sebuah perusahaan farmasi Inggris GlaxoSmithKline yang jatuh 4,15 persen, serta perusahaan penyedia layanan kesehatan NMC Health turun 3,15 persen.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skandal Epstein 2026: Dari mundurnya pejabat Inggris hingga posisi sulit Donald Trump
09 February 2026 6:36 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB