Pendakian Sindoro dibuka kembali
Selasa, 21 Januari 2020 10:17 WIB
Gunung Sindoro dilihat dari Gunung Sumbing Kabupaten Temanggung. (Foto: ANTARA/dok. Grasindo)
Temanggung (ANTARA) - Pendakian Gunung Sindoro via Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang ditutup sejak 6 Januari 2020 akan dibuka kembali pada 22 Januari 2020, kata Ketua Grasindo selaku pengelola Basecamp Kledung, Riyan Indra Prayudha.
Riyan di Temanggung, Jawa Tengah, Senin, menyampaikan dibukanya kembali pendakian Gunung Sindoro via Kledung karena cuaca tidak begitu ektsrem lagi dan sudah kondusif untuk aktivitas pendakian.
Pada musim hujan ini, katanya, pihaknya akan melakukan reboisasi yang melibatkan para pendaki.
Ia menuturkan dalam reboisasi nantinya ada beberapa jenis tanaman yang akan ditanam, salah satunya pohon beringin sebagai pohon penyangga. Semakin banyak pohon beringin di atas, kata dia, semakin baik untuk sumber air.
Riyan menyampaikan selama penutupan pendakian Gunung Sindoro via Kledung, pihaknya melakukan revitalisasi jalur dengan membenahi beberapa hal yang kurang layak untuk dilalui dan mengembalikan jalur yang tidak seharusnya dilalui karena ada pohon tumbang.
Menurut dia, hal itu dilakukan agar tidak terjadi pelebaran jalur dan pencabangan yang mengakibatkan kerusakan ekosistem di area jalur pendakian.
Selain itu, katanya, dilakukan pemasangan papan petunjuk di area puncak.
Hal senada dikemukakan Pembina Grasindo Basori Setiyawan. Ia mengatakan kondisi cuaca tidak ekstrem lagi sehingga tidak terlalu membahayakan pendaki, sehingga jalur pendakian akan dibuka kembali.
Selama penutupan jalur pendakian, katanya, juga dilakukan pembersihan sampah dari jalur pendakian Kledung.
Riyan di Temanggung, Jawa Tengah, Senin, menyampaikan dibukanya kembali pendakian Gunung Sindoro via Kledung karena cuaca tidak begitu ektsrem lagi dan sudah kondusif untuk aktivitas pendakian.
Pada musim hujan ini, katanya, pihaknya akan melakukan reboisasi yang melibatkan para pendaki.
Ia menuturkan dalam reboisasi nantinya ada beberapa jenis tanaman yang akan ditanam, salah satunya pohon beringin sebagai pohon penyangga. Semakin banyak pohon beringin di atas, kata dia, semakin baik untuk sumber air.
Riyan menyampaikan selama penutupan pendakian Gunung Sindoro via Kledung, pihaknya melakukan revitalisasi jalur dengan membenahi beberapa hal yang kurang layak untuk dilalui dan mengembalikan jalur yang tidak seharusnya dilalui karena ada pohon tumbang.
Menurut dia, hal itu dilakukan agar tidak terjadi pelebaran jalur dan pencabangan yang mengakibatkan kerusakan ekosistem di area jalur pendakian.
Selain itu, katanya, dilakukan pemasangan papan petunjuk di area puncak.
Hal senada dikemukakan Pembina Grasindo Basori Setiyawan. Ia mengatakan kondisi cuaca tidak ekstrem lagi sehingga tidak terlalu membahayakan pendaki, sehingga jalur pendakian akan dibuka kembali.
Selama penutupan jalur pendakian, katanya, juga dilakukan pembersihan sampah dari jalur pendakian Kledung.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK panggil mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro terkait kasus TPPU eks Sekretaris MA Nurhadi
15 December 2022 15:25 WIB, 2022
Tarian berjudul "Mahabagini" kolaborasi ASEAN akan tampil di Festival Sindoro-Sumbing
14 July 2019 13:45 WIB, 2019
Pengacara bantu petinggi Lippo Grup Eddy keluar Indonesia secara ilegal
07 November 2018 13:48 WIB, 2018
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB