Shopee jadi juara "e-commerce" di Indonesia 2019
Rabu, 18 Desember 2019 19:19 WIB
Kepala Riset dan Analisa Data Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) Ai Mulyani memaparkan hasil riset timnya "Juara E-Commerce 2019" di acara Ngobrol @Tempo yang dihelat di Jakarta, Rabu (18/12/2019). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Jakarta (ANTARA) - Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) merilis daftar situs layanan perdagangan daring (e-commerce) yang cukup berpengaruh dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sepanjang tahun 2019.
Kepala Riset dan Analisa Data PDAT Ai Mulyani mengatakan bahwa tiap platform e-commerce rupanya menjadi juara di sejumlah kategori dalam riset tersebut.
"Untuk brand awareness without aided selama 2019, kami mendapati Tokopedia menduduki posisi pertama. Sedangkan di belakangnya ada Shopee, Bukalapak, Lazada, BliBli, JD.ID, dan OLX," kata Ai dalam acara Ngobrol @Tempo di Jakarta, Rabu.
Sementara, jika ditinjau dari sisi jenis kelamin, rupanya memiliki hasil yang berbeda. Berdasarkan data yang dipaparkan, Shopee mendapati peringkat teratas bagi pengguna wanita.
Sedangkan untuk pengguna yang berjenis kelamin pria, mereka lebih menyukai untuk berbelanja di situs maupun aplikasi dari Tokopedia dan Bukalapak.
"Perempuan lebih aware untuk brand Shopee. Sedangkan untuk laki-laki lebih condong ke Tokopedia dan Bukalapak. Lalu BliBli sendiri berimbang antara keduanya," papar Ai.
Ia menilai, preferensi tersebut terbentuk karena beberapa hal termasuk kelengkapan barang-barang dari masing-masing jenis kelamin. Di Shopee, produk yang dijual didominasi oleh perlengkapan kecantikan dan fesyen.
Sementara di Tokopedia maupun Bukalapak identik dengan menjual barang-barang digital, elektronik, dan perlengkapan hobi seperti action figure, yang lebih diminati pria.
Lebih lanjut, untuk lalu lintas di situs (web traffic), Tokopedia dan Shopee menduduki posisi pertama dengan akses pengunjung terbanyak. Menyusul di belakangnya ada Bukalapak dan Lazada.
Namun, secara aplikasi, Shopee menjadi aplikasi e-commerce dengan unduhan terbanyak mengalahkan para pesaingnya.
Kepala Riset dan Analisa Data PDAT Ai Mulyani mengatakan bahwa tiap platform e-commerce rupanya menjadi juara di sejumlah kategori dalam riset tersebut.
"Untuk brand awareness without aided selama 2019, kami mendapati Tokopedia menduduki posisi pertama. Sedangkan di belakangnya ada Shopee, Bukalapak, Lazada, BliBli, JD.ID, dan OLX," kata Ai dalam acara Ngobrol @Tempo di Jakarta, Rabu.
Sementara, jika ditinjau dari sisi jenis kelamin, rupanya memiliki hasil yang berbeda. Berdasarkan data yang dipaparkan, Shopee mendapati peringkat teratas bagi pengguna wanita.
Sedangkan untuk pengguna yang berjenis kelamin pria, mereka lebih menyukai untuk berbelanja di situs maupun aplikasi dari Tokopedia dan Bukalapak.
"Perempuan lebih aware untuk brand Shopee. Sedangkan untuk laki-laki lebih condong ke Tokopedia dan Bukalapak. Lalu BliBli sendiri berimbang antara keduanya," papar Ai.
Ia menilai, preferensi tersebut terbentuk karena beberapa hal termasuk kelengkapan barang-barang dari masing-masing jenis kelamin. Di Shopee, produk yang dijual didominasi oleh perlengkapan kecantikan dan fesyen.
Sementara di Tokopedia maupun Bukalapak identik dengan menjual barang-barang digital, elektronik, dan perlengkapan hobi seperti action figure, yang lebih diminati pria.
Lebih lanjut, untuk lalu lintas di situs (web traffic), Tokopedia dan Shopee menduduki posisi pertama dengan akses pengunjung terbanyak. Menyusul di belakangnya ada Bukalapak dan Lazada.
Namun, secara aplikasi, Shopee menjadi aplikasi e-commerce dengan unduhan terbanyak mengalahkan para pesaingnya.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
E-commerce 2024: Dorong produkl okal hingga bantu UMKM tembus ekspor
21 December 2023 14:57 WIB, 2023
Pemerintah Indonesia larang "social commerce" fasilitasi transaksi dagang
25 September 2023 15:57 WIB, 2023
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB