Syaharani tak pernah bermimpi jadi penyanyi jazz
Selasa, 17 Desember 2019 16:29 WIB
Penyanyi Jazz Syaharani saat kunjungan media di Kantor Berita Antara, Jakarta, Selasa (17/12/2019) (ANTARA News/Kahfie Kamaru)
Jakarta (ANTARA) - Syaharani atau yang bernama asli Saira Syaharani Ibranim mengaku tidak pernah bermimpi akan disebut sebagai penyanyi jazz, namun karena di kelilingi oleh para musisi jazz, lama-kelamaan dia menemukan jiwanya di sana.
"Sebenarnya gini, aku dikenal karena menyanyikan lagu-lagu jazz dan itu bisa dilakukan setiap saat setiap ketemu musisi-musisi dan diminta membawakan itu," ujar Syaharani saat kunjungan media di Kantor Berita Antara, Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Yang belum tercapai adalah belajar produksi lagu dan bikin lagu. Lalu kemudian pada saat bikin lagu, aku enggak ada kepikiran ke sana ke jazz sebenarnya, tidak ada pagar itu. Jadi bikin-bikin aja tapi larinya mungkin ke sini lagi," lanjutnya.
Sebelum bersama Syaharani & QueenFireworks, pelantun "Apa Daya" itu pernah bermain bersama MAGMA dan menelurkan beberapa album. Musik yang disajikan pun tidak jauh dari jazz.
"Aku enggak ada pagar harus gimana, soalnya aneh kalau bikin ada pagarnya. Cuma masalahnya adalah ketemu dengan dedengkot-dedengkot ini aransemen larinya ke sana juga, warnanya juga. Saya sudah ada di sini dengan area pergaulan ini. Saya tidak perlu harus mencoba yang gimana," jelas Syahrani.
Syaharani & QueenFireworks baru saja merilis album "Aloha!". Mini album ini terdiri dari empat lagu baru yaitu "Apa Daya", "Everyday I Love You More", "Panthera Sumateral" dan "Oh So Lonely" dan dua lagu lama yang diaransemen ulang yakni "Jangan Lagi Datang" dan "Kiranya".
"Sebenarnya gini, aku dikenal karena menyanyikan lagu-lagu jazz dan itu bisa dilakukan setiap saat setiap ketemu musisi-musisi dan diminta membawakan itu," ujar Syaharani saat kunjungan media di Kantor Berita Antara, Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Yang belum tercapai adalah belajar produksi lagu dan bikin lagu. Lalu kemudian pada saat bikin lagu, aku enggak ada kepikiran ke sana ke jazz sebenarnya, tidak ada pagar itu. Jadi bikin-bikin aja tapi larinya mungkin ke sini lagi," lanjutnya.
Sebelum bersama Syaharani & QueenFireworks, pelantun "Apa Daya" itu pernah bermain bersama MAGMA dan menelurkan beberapa album. Musik yang disajikan pun tidak jauh dari jazz.
"Aku enggak ada pagar harus gimana, soalnya aneh kalau bikin ada pagarnya. Cuma masalahnya adalah ketemu dengan dedengkot-dedengkot ini aransemen larinya ke sana juga, warnanya juga. Saya sudah ada di sini dengan area pergaulan ini. Saya tidak perlu harus mencoba yang gimana," jelas Syahrani.
Syaharani & QueenFireworks baru saja merilis album "Aloha!". Mini album ini terdiri dari empat lagu baru yaitu "Apa Daya", "Everyday I Love You More", "Panthera Sumateral" dan "Oh So Lonely" dan dua lagu lama yang diaransemen ulang yakni "Jangan Lagi Datang" dan "Kiranya".
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyanyi Rossa lantunkan Indonesia Pusaka pada peringatan HUT RI di Istana Negara
17 August 2025 12:16 WIB
Heize ajak penonton galau, nyanyikan lagu drama hit asal Korea Selatan di KOSTCON 2025
03 August 2025 6:51 WIB
Pakai sepatu bola di jalanan, tren "BootsOnlySummer" mewabah di Amerika Serikat
15 May 2025 6:28 WIB
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB