Wapres Ma'ruf Amin terima APEC Business Advisory Council Indonesia
Selasa, 26 November 2019 12:57 WIB
Wapres RI Ma'ruf Amin saat menerima Chairman ABAC Indonesia Anindya Bakrie di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa. (Rangga Pandu Asmara Jingga)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menerima jajaran APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa.
Chairman ABAC Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya meminta arahan dan masukan Wapres atas pembentukan ABAC Indonesia Impact Fund.
"Kami ditunjuk Presiden melalui Keppres diawal 2018, sebagai kepanjangan pemerintah untuk meningkatkan diplomasi ekonomi di Asia Pasifik. Kami melaporkan kepada Wapres telah membentuk ABAC Impact Fund," kata Anindya seusai bertemu Wapres di Jakarta, Selasa.
Anindya menjelaskan ABAC Indonesia Impact Fund bermaksud mencari solusi pendanaan yang sekaligus berdampak baik dari sisi lingkungan maupun sosial baik dari publik, institusi maupun government link fund.
Program pendanaan tersebut, kata dia, sudah dikolaborasikan dengan United Nation Development Programme (UNDP), dan telah diresmikan dua bulan lalu pada perhelatan UN Assembly di New York.
"Ini salah satu bukti konkret apa yang ABAC Indonesia lalukan, di mana Indonesia bisa menjadi panutan karena pertumbuhan dan pemerataan cukup berkembang baik sehingga impact fund bisa menjadi sesuatu yang menarik," jelas dia.
Dia berharap mulai tahun depan pengumpulan dana bisa dimulai. Hal tersebut sekaligus untuk membuktikan bahwa investasi di Indonesia tidak serta merta hanya berbicara soal ekonomi namun juga pemerataan dan pemecahan masalah sosial dan lingkungan hidup.
Selain melaporkan program impact fund, pada kesempatan tersebut Anindya juga mengaku membicarakan mengenai inovasi digital dengan Wapres, agar Indonesia bisa menjadi pemimpin di Asia Pasifik.
Selain itu turut juga didiskusikan bagaimana Indonesia bisa menjadi pemimlin dalam pengembangan peran perempuan yang asa di Indonesia.
"Tiga poin itu yang kami diskusikan. Tapi beliau juga sempat berbicara jangan lupa bahwa Indonesia juga bisa menjadi bukan saja financial syariah tapi juga ekonomi syariah. Kami di ABAC siap membantu supaya Indonesia bisa menjadi pemimpin dalam bidang ekonomi syariah ini," ujar Anindya.
Chairman ABAC Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya meminta arahan dan masukan Wapres atas pembentukan ABAC Indonesia Impact Fund.
"Kami ditunjuk Presiden melalui Keppres diawal 2018, sebagai kepanjangan pemerintah untuk meningkatkan diplomasi ekonomi di Asia Pasifik. Kami melaporkan kepada Wapres telah membentuk ABAC Impact Fund," kata Anindya seusai bertemu Wapres di Jakarta, Selasa.
Anindya menjelaskan ABAC Indonesia Impact Fund bermaksud mencari solusi pendanaan yang sekaligus berdampak baik dari sisi lingkungan maupun sosial baik dari publik, institusi maupun government link fund.
Program pendanaan tersebut, kata dia, sudah dikolaborasikan dengan United Nation Development Programme (UNDP), dan telah diresmikan dua bulan lalu pada perhelatan UN Assembly di New York.
"Ini salah satu bukti konkret apa yang ABAC Indonesia lalukan, di mana Indonesia bisa menjadi panutan karena pertumbuhan dan pemerataan cukup berkembang baik sehingga impact fund bisa menjadi sesuatu yang menarik," jelas dia.
Dia berharap mulai tahun depan pengumpulan dana bisa dimulai. Hal tersebut sekaligus untuk membuktikan bahwa investasi di Indonesia tidak serta merta hanya berbicara soal ekonomi namun juga pemerataan dan pemecahan masalah sosial dan lingkungan hidup.
Selain melaporkan program impact fund, pada kesempatan tersebut Anindya juga mengaku membicarakan mengenai inovasi digital dengan Wapres, agar Indonesia bisa menjadi pemimpin di Asia Pasifik.
Selain itu turut juga didiskusikan bagaimana Indonesia bisa menjadi pemimlin dalam pengembangan peran perempuan yang asa di Indonesia.
"Tiga poin itu yang kami diskusikan. Tapi beliau juga sempat berbicara jangan lupa bahwa Indonesia juga bisa menjadi bukan saja financial syariah tapi juga ekonomi syariah. Kami di ABAC siap membantu supaya Indonesia bisa menjadi pemimpin dalam bidang ekonomi syariah ini," ujar Anindya.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menaker Yassierli target perluasan wilayah dan kuota Program Magang Nasional 2026
09 April 2026 17:39 WIB
Berdayakan ekonomi inklusif, Kemensos beri modal usaha bagi disabilitas di OKU
01 April 2026 20:45 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB