Kualitas udara memburuk, Jam masuk sekolah di Jambi mundur
Minggu, 13 Oktober 2019 22:39 WIB
Pelajar di Kota Jambi gunakan masker saat melakukan aktifitas di luar ruangan. Kualitas udara di Jambi kembali memburuk, pemerintah undur jam masuk sekolah. (Muhamad Hanapi/Antara)
Jambi (ANTARA) - asapKualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk, membuat pemerintah kota itu mengambil kebijakan untuk mengundurkan jam masuk siswa PAUD, SD, SMP Negeri dan swasta sederajat.
Imbauan tersebut disampaikan Pemkot Jambi melalui siaran pers yang disampaikan Bagian Humas. Kebijakan tersebut diambil oleh pemerintah kota itu berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, bahwa kecenderungan kualitas udara pada dini hari hingga pukul 18.00 WIB hari ini (13 Oktober 2019), kualitas udara berfluktuasi berada di atas baku mutu kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.
Juru bicara Kota Jambi Abu Bakar dalam siaran persnya mengatakan, Pemerintah Kota Jambi menginformasikan kepada orang tua siswa untuk hari Senin tanggal 14 Oktober 2019, jam masuk sekolah mundur menjadi pukul 08.30 WIB.
Selain itu, upacara dan kegiatan olahraga serta kegiatan lainnya yang dilakukan diluar sekolah untuk sementara waktu ditiadakan. Pemerintah kota itu turut mengingatkan dan menganjurkan siswa dan guru agar tetap menggunakan masker selama dalam perjalanan menuju sekolah dan saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan dan Humas Pemerintah melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telepon, pesan singkat WhatsApp, media sosial maupun media massa.
Sementara itu, kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi sejak dua hari terakhir. Pada malam dan pagi hari kabut asap yang terjadi di kota itu semakin pekat.
Meski kabut asap di Kota Jambi sempat hilang karena diguyur hujan pada beberapa waktu yang lalu, namun kabut asap tersebut kembali menyelimuti Kota Jambi. Karena kabut asap yang terjadi di kota itu merupakan asap kiriman dari daerah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Imbauan tersebut disampaikan Pemkot Jambi melalui siaran pers yang disampaikan Bagian Humas. Kebijakan tersebut diambil oleh pemerintah kota itu berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, bahwa kecenderungan kualitas udara pada dini hari hingga pukul 18.00 WIB hari ini (13 Oktober 2019), kualitas udara berfluktuasi berada di atas baku mutu kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.
Juru bicara Kota Jambi Abu Bakar dalam siaran persnya mengatakan, Pemerintah Kota Jambi menginformasikan kepada orang tua siswa untuk hari Senin tanggal 14 Oktober 2019, jam masuk sekolah mundur menjadi pukul 08.30 WIB.
Selain itu, upacara dan kegiatan olahraga serta kegiatan lainnya yang dilakukan diluar sekolah untuk sementara waktu ditiadakan. Pemerintah kota itu turut mengingatkan dan menganjurkan siswa dan guru agar tetap menggunakan masker selama dalam perjalanan menuju sekolah dan saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan dan Humas Pemerintah melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telepon, pesan singkat WhatsApp, media sosial maupun media massa.
Sementara itu, kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi sejak dua hari terakhir. Pada malam dan pagi hari kabut asap yang terjadi di kota itu semakin pekat.
Meski kabut asap di Kota Jambi sempat hilang karena diguyur hujan pada beberapa waktu yang lalu, namun kabut asap tersebut kembali menyelimuti Kota Jambi. Karena kabut asap yang terjadi di kota itu merupakan asap kiriman dari daerah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pj Bupati Muba ajak seluruh elemen bersinergi wujudkan Muba bebas kabut asap
25 July 2024 16:01 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Gunung Semeru sembilan kali erupsi pada Sabtu pagi, tinggi letusan capai 1.000 meter
04 April 2026 12:11 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Jumat 3 April 2026: Seluruh wilayah alami hujan ringan
03 April 2026 7:35 WIB
BMKG: Ternate, Bitung, dan Halmahera berstatus siaga tsunami usai gempa Magnitudo 7,6
02 April 2026 7:12 WIB
Gempa M 7,6 berpotensi tsunami, warga Manado berhamburan ke luar rumah akibat guncangan kuat
02 April 2026 7:04 WIB