Lucky/Helena atasi lawan ke babak kedua
Selasa, 8 Oktober 2019 17:49 WIB
Pasangan ganda campuran junior M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari saat bertanding di babak pertama World Junior Championships 2019 Individual Tournament di Kazan, Rusia, Selasa. (Dokumentasi PP PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari belum menemukan hambatan berarti dalam laga pertama mereka di nomor perorangan World Junior Championships 2019 yang berlangsung di Kazan, Rusia.
Lucky/Helena menang telak dari pasangan asal Latvia Martins Kirkums/Amanda Azarova dengan skor 21-3, 21-8.
"Kami belum pernah turun (dimainkan) selama di beregu, jadi tadi coba menyesuaikan diri dulu dengan lapangan, baca arah angin dan adaptasi dengan kondisi lampu yang agak silau," kata Lucky dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Selasa.
Lucky/Helena memanfaatkan pertandingan pertama ini sebagai ajang pemanasan dan adaptasi lapangan untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya yang diprediksi akan lebih berat.
"Hari ini kan lawannya belum terlalu berat karena masih babak awal. Tapi bertanding di WJC memang rasanya beda, nuansanya berbeda," katanya menambahkan.
Lucky/Helena yang sudah berpasangan selama satu tahun terakhir berharap mendapat hasil maksimal di WJC tahun ini yang juga sekaligus menjadi turnamen junior dunia terakhir mereka.
"Harapannya paling penting main bagus dulu, keinginan untuk juara pasti ada. Lawan-lawan terberat ada dari China, Jepang, dan teman (senegara) sendiri, Leo (Rolly Carnando)/Indah (Cahya Sari Jamil)," tutur Helena. menimpali.
Selanjutnya di babak kedua Lucky/Helena akan bertanding melawan pasangan asal Uzbekistan Biloliddin Kuchkarboev/Gulassar Bokieva.
Lucky/Helena menang telak dari pasangan asal Latvia Martins Kirkums/Amanda Azarova dengan skor 21-3, 21-8.
"Kami belum pernah turun (dimainkan) selama di beregu, jadi tadi coba menyesuaikan diri dulu dengan lapangan, baca arah angin dan adaptasi dengan kondisi lampu yang agak silau," kata Lucky dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Selasa.
Lucky/Helena memanfaatkan pertandingan pertama ini sebagai ajang pemanasan dan adaptasi lapangan untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya yang diprediksi akan lebih berat.
"Hari ini kan lawannya belum terlalu berat karena masih babak awal. Tapi bertanding di WJC memang rasanya beda, nuansanya berbeda," katanya menambahkan.
Lucky/Helena yang sudah berpasangan selama satu tahun terakhir berharap mendapat hasil maksimal di WJC tahun ini yang juga sekaligus menjadi turnamen junior dunia terakhir mereka.
"Harapannya paling penting main bagus dulu, keinginan untuk juara pasti ada. Lawan-lawan terberat ada dari China, Jepang, dan teman (senegara) sendiri, Leo (Rolly Carnando)/Indah (Cahya Sari Jamil)," tutur Helena. menimpali.
Selanjutnya di babak kedua Lucky/Helena akan bertanding melawan pasangan asal Uzbekistan Biloliddin Kuchkarboev/Gulassar Bokieva.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim heran Al Zaytun punya banyak uang
14 July 2023 13:24 WIB, 2023