Ribuan mahasiswa blokir jalan di depan DPRD Sumsel
Selasa, 24 September 2019 12:25 WIB
Ribuan mahasiswa memblokade jalan POM IX di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (24/9). ANTARA/Aziz Munajar
Palembang (ANTARA) - Ribuan mahasiswa gabungan dari perguruan tinggi Sesumatera Selatan memblokir jalan POM IX di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan, sebagai bagian dari aksi demonstrasi mereka.
Pantauan ANTARA, Selasa, ribuan mahasiswa tersebut berkumpul di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan sekitar pukul 10.00 WIB, mereka menutup akses jalan sembari berorasi, massa sempat merobohkan pagar sebelum akhirnya dihalau mundur polisi.
"Mahasiswa menolak pelemahan KPK dalam bentuk apapun," kata salah seorang mahasiswa saat berorasi.
Selain menolak pemahan KPK, mahasiswa juga menyampaikan kritik terhadap RUU KUHP, kabut asap, kekerasan di Papua, konflik agraria, RUU Pertanahan, RUU PKS, RUU Minerba, RUU Perkelapasawitan, represi aparat, RUU Ketenagakerjaan, dan pemindahan Ibukota Negara.
Massa didominasi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang memakai jaket alma mater berwarna biru muda dan almamater Universitas Sriwijaya berwarna kuning, massa juga membawa berbagai bendera ormawa dan spanduk berisi kalimat protes.
Aksi mahasiswa tersebut bertetapatan dengan pelantikan anggota DPRD Sumatera Selatan periode 2019-2023 yang akan dilantik pukul 14.00 WIB, tampak halaman Kantor DPRD Sumsel dipenuhi karangan bunga dan sudah steril dari berbagai aktivitas.
Ribuan mahasiswa memblokade jalan POM IX di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (24/9) ANTARA/Aziz Munajar
Aksi mahasiswa mendapat pengamanan kerat dari aparat keamanan gabungan polisi dan TNI, nampak mobil water canon parkir tepat di depan barisan mahasiswa yang menduduki jalan.
"Kawan-kawan kami sudah melakukan aksi di beberapa daerah, maka kami merasa sangat perlu merapatkan barisan dengan menggelar aksi juga," ujar salah seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya, M Rafiq.
Hingga pukul 11.40 WIB mahasiswa masih bertahan memblokade jalan.
Pada sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM, Wiranto, telah menyerukan mahasiswa agar jangan turun ke jalan melainkan menggelar dialog dengan pemangku kepentingan dalam menyuarakan aspirasi mereka.
Pantauan ANTARA, Selasa, ribuan mahasiswa tersebut berkumpul di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan sekitar pukul 10.00 WIB, mereka menutup akses jalan sembari berorasi, massa sempat merobohkan pagar sebelum akhirnya dihalau mundur polisi.
"Mahasiswa menolak pelemahan KPK dalam bentuk apapun," kata salah seorang mahasiswa saat berorasi.
Selain menolak pemahan KPK, mahasiswa juga menyampaikan kritik terhadap RUU KUHP, kabut asap, kekerasan di Papua, konflik agraria, RUU Pertanahan, RUU PKS, RUU Minerba, RUU Perkelapasawitan, represi aparat, RUU Ketenagakerjaan, dan pemindahan Ibukota Negara.
Massa didominasi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang memakai jaket alma mater berwarna biru muda dan almamater Universitas Sriwijaya berwarna kuning, massa juga membawa berbagai bendera ormawa dan spanduk berisi kalimat protes.
Aksi mahasiswa tersebut bertetapatan dengan pelantikan anggota DPRD Sumatera Selatan periode 2019-2023 yang akan dilantik pukul 14.00 WIB, tampak halaman Kantor DPRD Sumsel dipenuhi karangan bunga dan sudah steril dari berbagai aktivitas.
Ribuan mahasiswa memblokade jalan POM IX di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (24/9) ANTARA/Aziz Munajar
Aksi mahasiswa mendapat pengamanan kerat dari aparat keamanan gabungan polisi dan TNI, nampak mobil water canon parkir tepat di depan barisan mahasiswa yang menduduki jalan.
"Kawan-kawan kami sudah melakukan aksi di beberapa daerah, maka kami merasa sangat perlu merapatkan barisan dengan menggelar aksi juga," ujar salah seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya, M Rafiq.
Hingga pukul 11.40 WIB mahasiswa masih bertahan memblokade jalan.
Pada sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM, Wiranto, telah menyerukan mahasiswa agar jangan turun ke jalan melainkan menggelar dialog dengan pemangku kepentingan dalam menyuarakan aspirasi mereka.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terkini : Polisi Palembang amankan empat orang penyusup selama demo mahasiswa di Gedung DPRD
01 September 2025 18:55 WIB, 2025
Dua penyusup tertangkap bawa senjata tajam saat demo mahasiswa di DPRD Sumsel
01 September 2025 16:05 WIB, 2025
1.836 polisi disiagakan untuk amankan aksi unjuk rasa di Palembang
01 September 2025 13:42 WIB, 2025
Rombongan mahasiswa aliansi BEM-Sumsel gelar aksi damai di depan Gedung DPRD
01 September 2025 12:50 WIB, 2025
541 personel gabungan siaga kawal demonstrasi mahasiswa di DPRD Provinsi Sumsel
20 February 2025 11:08 WIB, 2025
Ribuan buruh dan mahasiswa Palembang demo tolak kenaikkan harga BBM
09 September 2022 3:37 WIB, 2022
DPRD Sumsel janji sampaikan penolakan harga BBM subsidi ke pemerintah
05 September 2022 14:44 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB
Polwan bagikan 1.000 masker untuk antisipasi dampak karhutla ke warga Palembang
03 September 2026 7:41 WIB