Suporter Indonesia bikin pelatih China berdecak kagum
Senin, 23 September 2019 9:27 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-16 melakukan selebrasi usai bermain melawan Timnas China U-16 pada laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (22/9/2019). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-16 China Antonio Vicente melontarkan pujian atas antusiasme suporter Indonesia dalam laga pemungkas Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu malam.
Lebih dari 10.000 pendukung Indonesia mengisi tribun SUGBK kendati laga yang mereka saksikan hanyalah pertandingan U-16.
"Suporter Indonesia sangat fantastis. Saya pribadi sudah merasakan atmosfer ini beberapa tahun lalu," ujar Antonio usai laga versus Indonesia yang berakhir imbang 0-0.
Antonio memang pernah mencicipi situasi sepak bola Indonesia kala dia masih melatih tim Liga Kuwait, Al Qadsia.
Pada tahun 2014, Al Qadsia menghadapi Persipura Jayapura di babak semifinal Piala AFC. Pelatih asal Spanyol tersebut kagum dengan situasi Stadion Mandala, Jayapura, saat menjalani partai tandang di leg kedua.
"Ketika itu stadion dalam keadaan penuh," kata dia.
Fanatisme suporter Indonesia disebut Antonio sangat penting dalam perkembangan dunia sepak bola di Indonesia.
Ramainya pendukung yang datang ke stadion bahkan untuk menyaksikan timnas kelompok umur termuda berlaga bisa menjadi api pembakar semangat para pemain Indonesia.
"Ketika masyarakat di sini sangat menyukai sepak bola dan bahkan menganggap itu bagian dari hidupnya, maka itu sangat bagus untuk sepak bola di sini terutama bagi tim nasional," tutur Antonio.
Lebih dari 10.000 pendukung Indonesia mengisi tribun SUGBK kendati laga yang mereka saksikan hanyalah pertandingan U-16.
"Suporter Indonesia sangat fantastis. Saya pribadi sudah merasakan atmosfer ini beberapa tahun lalu," ujar Antonio usai laga versus Indonesia yang berakhir imbang 0-0.
Antonio memang pernah mencicipi situasi sepak bola Indonesia kala dia masih melatih tim Liga Kuwait, Al Qadsia.
Pada tahun 2014, Al Qadsia menghadapi Persipura Jayapura di babak semifinal Piala AFC. Pelatih asal Spanyol tersebut kagum dengan situasi Stadion Mandala, Jayapura, saat menjalani partai tandang di leg kedua.
"Ketika itu stadion dalam keadaan penuh," kata dia.
Fanatisme suporter Indonesia disebut Antonio sangat penting dalam perkembangan dunia sepak bola di Indonesia.
Ramainya pendukung yang datang ke stadion bahkan untuk menyaksikan timnas kelompok umur termuda berlaga bisa menjadi api pembakar semangat para pemain Indonesia.
"Ketika masyarakat di sini sangat menyukai sepak bola dan bahkan menganggap itu bagian dari hidupnya, maka itu sangat bagus untuk sepak bola di sini terutama bagi tim nasional," tutur Antonio.
Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Timnas Vietnam melaju ke final Piala AFF U-16 setelah tundukkan Thailand 2-0
10 August 2022 17:44 WIB, 2022
Bima Sakti akui taktiknya berjalan sehingga Indonesia kalahkan Vietnam 2-1
07 August 2022 8:44 WIB, 2022
PSSI berikan bonus Rp100 juta untuk timnas U-16 ke semifinal Piala AFF
07 August 2022 8:40 WIB, 2022
Timnas Filipina akhiri kiprah di Piala AFF U-16 dengan menang atas Singapura 2-1
06 August 2022 18:09 WIB, 2022