Juarai ganda putri, Aldila bidik Grand Slam 2020
Sabtu, 27 Juli 2019 19:28 WIB
(ANTARA/Astrid Faildatul Habibah)
Jakarta (ANTARA) - Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi yang menjuarai nomor ganda putri turnamen W25 ITF 2019 bersama Eudice Chong dari Hong Kong, membidik kejuaraan Grand Slam tahun depan.
"Ini (juara ganda putri) membuktikan kalau saya bisa bermain di level tinggi di double. Semoga tahun depan bisa bermain di Grand Slam, " kata Aldila kepada Antara, Sabtu.
Pada pertandingan yang diselenggarakan di Nothaburi, Thailand, Sabtu waktu setempat, Aldila/Eudice menang dua set langsung setelah melawan pasangan dari Thailand dan Jepang, yakni Plipuech/Omae di babak final dengan skor 6(2) -7(7), 4-6.
Aldila yang baru pertama kali berpasangan dengan Eudice Chong itu mengatakan turnamen tersebut adalah gelaran keempat kalinya ia bermain di sektor ganda. Ia mengaku sudah memberikan penampilan maksimal di turnamen yang berhadiah total 25.000 dolar AS itu, meskipun lawan yang dihadapinya cukup sulit.
Ketika ditanya terkait lawan terberat, ia mengatakan petenis Thailand dan Jepang saat final cukup sulit ditaklukkan.
"Di babak final kita bisa bermain cukup stabil dan bisa mengambil poin penting. Pertama kita sempat tertinggal 5-3, tapi untungnya bisa mengejar dan mengambil set pertama," kata perempuan berusia 24 tahun itu.
Sementara pada pertandingan semifinal, diakui Aldila, ia banyak melakukan kesalahan di set pertama.
"Di semifinal set pertama kalah lumayan jauh dan banyak melakukan kesalahan. Tapi di set kedua dan ketiga bisa bermain stabil dan tenang," tuturnya.
Sementara itu, di sektor tunggal putri, petenis peraih medali emas ganda campuran Asian Games 2018 itu harus terhenti hingga babak perempat final setelah kalah dari petenis China Xinyu Wang, yang diakuinya merupakan lawan yang bagus dan sulit.
Aldila mengatakan sebelum mempersiapkan SEA Games 2019, ia akan mengikuti beberapa turnamen individu lainnya, salah satunya adalah kejuaraan di China pada September mendatang.
Sebelumnya Aldila juga pernah menjuarai sektor ganda putri di turnamen ITF Singapore W25 pada Mei lalu.
Saat ini, Aldila berada di peringkat 157 ITF untuk nomor ganda, dan 147 di sektor tunggal.
"Ini (juara ganda putri) membuktikan kalau saya bisa bermain di level tinggi di double. Semoga tahun depan bisa bermain di Grand Slam, " kata Aldila kepada Antara, Sabtu.
Pada pertandingan yang diselenggarakan di Nothaburi, Thailand, Sabtu waktu setempat, Aldila/Eudice menang dua set langsung setelah melawan pasangan dari Thailand dan Jepang, yakni Plipuech/Omae di babak final dengan skor 6(2) -7(7), 4-6.
Aldila yang baru pertama kali berpasangan dengan Eudice Chong itu mengatakan turnamen tersebut adalah gelaran keempat kalinya ia bermain di sektor ganda. Ia mengaku sudah memberikan penampilan maksimal di turnamen yang berhadiah total 25.000 dolar AS itu, meskipun lawan yang dihadapinya cukup sulit.
Ketika ditanya terkait lawan terberat, ia mengatakan petenis Thailand dan Jepang saat final cukup sulit ditaklukkan.
"Di babak final kita bisa bermain cukup stabil dan bisa mengambil poin penting. Pertama kita sempat tertinggal 5-3, tapi untungnya bisa mengejar dan mengambil set pertama," kata perempuan berusia 24 tahun itu.
Sementara pada pertandingan semifinal, diakui Aldila, ia banyak melakukan kesalahan di set pertama.
"Di semifinal set pertama kalah lumayan jauh dan banyak melakukan kesalahan. Tapi di set kedua dan ketiga bisa bermain stabil dan tenang," tuturnya.
Sementara itu, di sektor tunggal putri, petenis peraih medali emas ganda campuran Asian Games 2018 itu harus terhenti hingga babak perempat final setelah kalah dari petenis China Xinyu Wang, yang diakuinya merupakan lawan yang bagus dan sulit.
Aldila mengatakan sebelum mempersiapkan SEA Games 2019, ia akan mengikuti beberapa turnamen individu lainnya, salah satunya adalah kejuaraan di China pada September mendatang.
Sebelumnya Aldila juga pernah menjuarai sektor ganda putri di turnamen ITF Singapore W25 pada Mei lalu.
Saat ini, Aldila berada di peringkat 157 ITF untuk nomor ganda, dan 147 di sektor tunggal.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Duo petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi raih gelar ganda Chennai Open 2025
03 November 2025 7:37 WIB
Aldila Sutjiadi tembus top 50 dunia usai juarai ganda WTA 125 Colina
14 November 2022 15:10 WIB, 2022